Kompas.com - 13/04/2020, 20:49 WIB
Ilustrasi emas ShuterstockIlustrasi emas

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga komoditas emas terus menanjak di tengah pandemi virus corona. Kenaikan harga emas pun mengukuhkan posisi komoditas itu sebagai safe haven alias instrumen yang dianggap aman ketika ada risiko.

Pun saat ini banyak masyarakat melakukan transaksi emas, baik yang menjual maupun yang membeli dengan harapan kenaikan harga emas di tengah pergerakan kurs rupiah terhadap dollar AS.

“Ini bukanlah hal yang baru (kenaikan harga emas). Dari masa ke masa, emas selalu dipercaya masyarakat dunia sebagai investasi yang secara konsisten memberikan keuntungan yang luar biasa di saat terjadi gejolak ekonomi,“ kata Denny Ardhiyanto, CEO platform marketplace jual beli emas SehatiGold dalam keterangan tertulis, Senin (13/4/2020).

Baca juga: Investasi Emas Antam, Berapa Labanya?

Menurut Denny, setiap kejadian yang menakutkan pasar dunia semakin mendorong pelaku pasar untuk meninggalkan aset lainnya seperti pasar modal dan pasar uang dan masuk ke dalam pasar emas. Hal inilah yang telah mendorong harga emas secara signifikan.

Harga emas telah naik 20 persen sepanjang kuartal I 2020. Adapun semenjak pertengahan tahun 2019, kenaikan harga emas telah mencapai 50 persen.

Denny menuturkan, harga emas akan masih berpotensi naik dalam jangka waktu dekat. Sebab, penyebaran virus corona adalah krisis kesehatan dengan skala yang amat besar.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

“Karena skalanya yang luar biasa ini, ahli ekonomi dari seluruh dunia masih belum dapat memperkirakan secara pasti bagaimana dan kapan pandemik ini akan selesai. Ketidakpastian ini yang masih akan mendorong pelaku pasar untuk bertahan di komoditas emas," terang Denny.

Baca juga: Awal Pekan, Harga Emas Antam Naik Rp 1.000

Adapun dalam konteks Indonesia, harga emas akan sangat dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

Denny pun menuturkan, euforia masyarakat tehadap emas terlihat dari melonjaknya jumlah transaksi di dalam platform yang dirintisnya.

“Semenjak awal 2020, kami memang melihat lonjakan permintaan masyarakat untuk membeli emas dan dalam sebulan terakhir ini, sudah ribuan gram Logam Mulia yang ditarik oleh member SehatiGold,” jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X