IHSG Menguat Siang Ini, Rupiah Justru Melemah

Kompas.com - 14/04/2020, 12:23 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada penutupan perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) siang ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau, namun rupiah malah melemah.

Kurs referensi di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menguat menjadi Rp 15.722 per dollar AS dibandingkan sebelumnya, yakni Rp 15.840 per dollar AS.

Berdasarkan data Bloomberg posisi rupiah pukul 11.18 WIB terpantau melemah 56 poin (0,36 persen) pada level Rp 15.686 per dollar AS dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 15.630 per dollar AS.

Baca juga: Pertamina Beri Cashback 50 Persen untuk Ojol, Begini Caranya

Sementara itu dari data RTI, pada pukul 11.30 WIB, IHSG berada pada level 4.644,67 atau naik 0,45 persen (20,77 poin) dibanding penutupan sebelumnya 4.623,89.

Sebanyak 227 saham melaju di zona hijau dan 152 saham merah. Sedangkan 118 saham lainnya stagnan.

Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 2,9 triliun dengan volume 4,2 miliar saham. IHSG sempat menyentuh titik tertinggi pada level 4.670,6 dan titik terendah pada level 4.624,2.

Beberapa saham Asia berada di zona hijau, seperti Nikkei yang naik 2,8 persen, Hang Seng Hong Kong juga naik 0,65 persen, Strait Times juga naik 2,46 persen, demikian juga Indeks Komposit Shanghai yang juga naik 0,68 persen.

Baca juga: Rumah Sakit Bisa Klaim Biaya Pasien Corona ke Kemenkes, Ini Caranya

Hingga siang ini indeks seperti perbankan, consumer, konstruksi, properti dan resources masih fluktuatif.

Adapun saham unggulan yang masuk top gainers antara lain saham Semen Baturaja (SMBR) dengan kenaikan 17,7 persen, Matahari Departemen Store (LPPF) yang naik 10,39 persen, Japfa Tbk (JPFA) naik 8,5 persen, PGN (PGAS) naik 6,02 persen dan Kalbe Farma (KLBF) yang juga naik 5 persen.

Adapun top losers antara lain, Bank BTPN Syariah (BPTS) turun 7 persen, Semen Indonesia (SMGR) yang juga turun 3,2 persen, Bank Permata (BNLI) turun 2,4 persen dan Gudang Garam (GGRM) yang juga turun 2,16 persen.

Baca juga: RS Siloam Gratiskan Biaya Tes Swab hingga Perawatan Pasien Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Minta Sri Mulyani Bikin 'Stress Test' APBN Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Jokowi Minta Sri Mulyani Bikin "Stress Test" APBN Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Whats New
Ekonom: Dampak Ketegangan China-Taiwan Lebih Buruk dari Perang Rusia-Ukraina

Ekonom: Dampak Ketegangan China-Taiwan Lebih Buruk dari Perang Rusia-Ukraina

Whats New
Hubungan China-Taiwan 'Memanas', Bahlil: Harus Kita Waspadai

Hubungan China-Taiwan "Memanas", Bahlil: Harus Kita Waspadai

Whats New
Bahlil: Mau Tahun Politik, Jangan Sampai Terjadi 'Wait and See' Investasi

Bahlil: Mau Tahun Politik, Jangan Sampai Terjadi "Wait and See" Investasi

Whats New
Kejahatan Perbankan Meningkat, Mitigasi dari Sisi Teknologi Makin Diperlukan

Kejahatan Perbankan Meningkat, Mitigasi dari Sisi Teknologi Makin Diperlukan

Rilis
Jokowi Minta APBN 2023 Kredibel dan Sehat untuk Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Jokowi Minta APBN 2023 Kredibel dan Sehat untuk Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Whats New
Apa Itu Teori Keunggulan Mutlak dalam Perdagangan Internasional

Apa Itu Teori Keunggulan Mutlak dalam Perdagangan Internasional

Earn Smart
Simak Cara Transfer Pulsa XL dan 3 dengan Mudah

Simak Cara Transfer Pulsa XL dan 3 dengan Mudah

Whats New
Tesla Beli Nikel ke Perusahaan China di Morowali, Ekonom: Jelas Lecehkan Posisi Indonesia...

Tesla Beli Nikel ke Perusahaan China di Morowali, Ekonom: Jelas Lecehkan Posisi Indonesia...

Whats New
Percepat Transformasi Digital, Perbankan Butuh Solusi TI Terkini

Percepat Transformasi Digital, Perbankan Butuh Solusi TI Terkini

Whats New
Kinerja Ekspor RI Dinilai Bisa Raup Untung dari Gejolak Situasi Global

Kinerja Ekspor RI Dinilai Bisa Raup Untung dari Gejolak Situasi Global

Whats New
Mentan SYL: Pertanian Menjadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Mentan SYL: Pertanian Menjadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Whats New
Kerja Sama ESB-Asensi Bantu UMKM Kuliner Kembangkan Bisnis Lebih Luas

Kerja Sama ESB-Asensi Bantu UMKM Kuliner Kembangkan Bisnis Lebih Luas

Whats New
Kapan Kemungkinan BI Bakal Naikkan Suku Bunga Acuan?

Kapan Kemungkinan BI Bakal Naikkan Suku Bunga Acuan?

Whats New
Sri Mulyani Waspadai Penurunan Harga Komoditas di 2023

Sri Mulyani Waspadai Penurunan Harga Komoditas di 2023

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.