KILAS

Tanggulangi Covid-19, BLK Samarinda Sumbang 200 Baju Hazmat Kepada IDI

Kompas.com - 14/04/2020, 21:37 WIB
IDI Samarinda terima 200 Baju Azmat dari BLK Samarinda Senin (14/4/2020). Dok. Humas KemnakerIDI Samarinda terima 200 Baju Azmat dari BLK Samarinda Senin (14/4/2020).

KOMPAS.com – Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Samarinda, Senin (14/4/2020).

"Semoga bantuan ini dapat membantu kerja rekan-rekan tenaga medis dalam menjalankan tugas menangani Covid-19,” ucap Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda, Andri Susila.

Bantuan APD berupa 200 set baju hazmat ini diterima langsung oleh Sekretariat IDI Cabang Samarinda, Yustaniah,

Kepedulian BLK Samarinda itu tak lepas dari inisiasi program Aksi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas).

Kemnaker menginiasi program tersebut agar bisa melibatkan seluruh BLK di Indonesia untuk aktif dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Menaker: Akibat Corona, 150.000 Pekerja Kena PHK

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam keterangan tertulis yang didapat Kompas.com, Andri mengatakan, bantuan dari BLK Samarinda itu sesuai dengan arahan Ibu Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.

“Sesuai arahan ibu menteri, seluruh unit pelaksana teknis Kementerian harus terlibat dalam membantu penanganan Covid-19," terang Andri.

Andri menambahkan, APD yang didonasikan kepada IDI Cabang Samarinda ini adalah produk workshop pelatihan garmen BLK Samarinda.

Dalam proses produksinya, Tim BLK Samarinda dibantu para alumni BLK Samarinda.

Baca juga: Menaker Upayakan Pekan Pertama April Kartu Pra Kerja Dapat Dibagikan

Selain APD, alat penanganan Covid-19 lain yang diproduksi BLK Samarinda adalah wastafel sistem infus, masker, bilik desinfektan, serta alat kesehatan lainnya.

Hingga kini total sudah  2.750 APD, dan 20 wastafel sistem infus dan 180.000 lembar masker yang dihasilkan BLK seluruh wilayah bekerjasama dengan pemerintah pusat dan daerah.

Program yang diselenggarakan oleh Kemnaker ini juga menghasilkan 8.500 liter hand sanitizer dan 13 bilik desinfektan.

Tenaga non medis penerima produk BLK ini adalah petugas penanganan lapangan seperti Polri, TNI, BNPB, dan petugas Posko Penanganan Covid-19.

Bantuan BLK juga dibagikan kepada masyarakat umum, seperti pengendara jalan umum, ojek online, petugas keamanan instansi pemerintahan,

Baca juga: Menaker akan Denda Pengusaha yang Terlambat Bayar THR Pekerja

Selain itu produk BLK dari program Kemnaker ini juga memberikan produk bantuan kepada jamaah rumah ibadah, dan masyarakat umum di lingkungan BLK.

"Kami akan terus melanjutkan program bantuan ini sebagai bentuk dukungan percepatan penanganan Covid-19," ucap Andri.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.