Kemenhub: Penyedia Transportasi Udara Harus Terapkan Physical Distancing untuk Penumpang

Kompas.com - 15/04/2020, 10:27 WIB
Ilustrasi keadaan penumpang  pesawat Dok. Pixabay/Stela DiIlustrasi keadaan penumpang pesawat

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan menerapkan mekanisme khusus untuk transportasi udara menyusul telah ditetapkannya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 18 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto mengatakan, penyedia transportasi udara akan menerapkan mekanisme khusus untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Untuk transportasi udara, kami akan memastikan bahwa penerbangan akan selalu comply terhadap seluruh protokol kesehatan yang berlaku. Di bandara maupun di pesawat, kami akan menerapkan protokol khusus penanganan Covid-19. Pada penerbangan penumpang dan kargo juga terdapat protokol khusus,” ujar Novie dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/4/2020).

Baca juga: Maskapai Penerbangan Nasional Mulai Rumahkan Karyawan

Novie menjelaskan, akan diberlakukan physical distancing baik saat di pesawat dan juga di bandara.

Selain itu, seluruh bandara telah menempatkan pembersih tangan di tempat-tempat strategis, memastikan kesehatan para personil yang bertugas, dan melakukan pemeriksaan suhu tubuh.

“Pembatasan jumlah penumpang paling banyak 50 persen dari jumlah kapasitas tempat duduk dengan penerapan physical distancing juga akan di terapkan bila suatu wilayah diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan tentu akan ada penyesuaian kembali terkait dengan Tarif Batas Atas, aturan tersebut akan segera dilakukan finalisasi,” kata Novie.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Novie, penerbangan akan beroperasional penuh saat ini untuk pengangkutan logistik untuk kebutuhan bahan pokok pangan, infectious substance, serta medical supplies.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh pemerintah daerah, penyelenggara bandara dan juga operator penerbangan untuk melakukan langkah langkah terbaik untuk mendukung pencegahan Covid-19,” ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.