Eksistensi Jamu Gendong di Tengah Pandemi Corona

Kompas.com - 15/04/2020, 20:11 WIB
Pedagang jamu asal Wonogiri, Jawa Tengah, Sisri (50), mencoba peruntungan di tepian rel kereta di Stasiun Rangkasbitung, Lebak, Banten, Minggu (10/4/2011). Pekerjaan ini telah ia tekuni selama 20 tahun. KOMPAS/WAWAN H PRABOWO Pedagang jamu asal Wonogiri, Jawa Tengah, Sisri (50), mencoba peruntungan di tepian rel kereta di Stasiun Rangkasbitung, Lebak, Banten, Minggu (10/4/2011). Pekerjaan ini telah ia tekuni selama 20 tahun.

Sebagian pelanggan menyediakan gelas minum sendiri supaya lebih terjaga kebersihannya.

Tentu saja dengan tetap memperhatikan jaga jarak fisik serta kondisi pelanggannya. Kondisi fisik dan kesehatan pedagang harus dijaga dengan baik.

Masker digunakan untuk melindungi diri dan memastikan higienitas jamu yang disajikan kepada pelanggan. Rajin cuci tangan menggunakan sabun serta tidak lupa sesering mungkin mengganti air dalam ember plastiknya.

Yang penting semua waras dan bregas meskipun harga temu lawak hampir mencapai Rp 100.000 per kg belum lagi harga empon-empon lainnya.

Di tengah wabah ini, sampai minggu terakhir bulan Maret masih mampu mempertahankan ekonomi keluarga sembari menyediakan minuman sehat bagi pelanggan setianya.

Meskipun demikian, tetap harus diingatkan supaya mengutamakan social distancing dan physical distancing dengan cara melayani pesanan.

Inovasi dilakukan meskipun sebatas kemasan dan penggunaan media sosial WhatsApp. Dengan mengubah kemasan, pedagang mampu menarik pembeli baru dari kalangan masyarakat berbeda.

Pedagang mampu mempertahankan kepercayaan pelanggan dengan menjaga keaslian bahan baku atau empon-empon, rasa/khasiat serta kebersihan dalam pengolahan jamu.

Di samping keramahan, higienitas pribadi seperti kebersihan tangan, kuku, badan, mulut serta penampilan perlu diperhatikan oleh pedagang.

Gambaran tadi sebagai salah satu contoh aktivitas pedagang jamu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Whats New
Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Whats New
5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

Earn Smart
Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Spend Smart
Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Whats New
Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Whats New
Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Spend Smart
Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Work Smart
Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Work Smart
MONEY SEPEKAN:  6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

MONEY SEPEKAN: 6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

Whats New
Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Whats New
Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Whats New
Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Whats New
Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Whats New
Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X