[POPULER MONEY] Batas Akhir Pendaftaran Kartu Prakerja | Ojol jadi Anak Emas

Kompas.com - 16/04/2020, 06:00 WIB
Cara mendapatkan Kartu Prakerja KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoCara mendapatkan Kartu Prakerja

Cara mendaftar Kartu Prakerja bisa dilakukan secara online di laman www.prakerja.go.id. Syarat mendaftar Kartu Prakerja adalah warga negara Indonesia (WNI), usia minimal 18 tahun, dan sedang tidak mengikuti pendidikan formal.

Lalu, agar bisa lolos sebagai peserta Kartu Prakerja 2020, pendaftar harus melewati tahap kedua, yakni mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar selama lebih kurang 15 menit.

Kapan hasil kelulusan seleksi Kartu Prakerja gelombang I diumumkan? Selengkapnya silakan baca di sini.

4. Pelatihan Online di Kartu Prakerja Tidak Gratis

Pemerintah telah membuka pendaftaran Kartu Prakerja 2020 ( daftar Kartu Prakerja). Jika lolos, peserta bisa mengakses pelatihan yang diselenggarakkan secara online dengan membayar biaya pelatihan dengan menggunakan saldo uang nontunai yang diterima peserta.

Para peserta Kartu Pekerja yang terdaftar akan menerima bantuan uang untuk biaya pelatihan dan insentif sebesar Rp 3.550.000 yang diberikan secara bertahap dalam 4 bulan. Dana tersebut akan ditransfer ke rekening peserta maupun e-wallet.

Untuk bisa mengikuti pelatihan secara online, peserta harus melunasi biaya pelatihan atau kursus yang dipilih.

Dengan kata lain, pelatihan yang ada Kartu Prakerja tidak gratis, melainkan biayanya ditanggung oleh pemerintah. Cara daftar Kartu Prakerja seluruhnya dilakukan secara online di Prakerja.go.id ( prakerja.go.id daftar). Selengkapnya silakan baca di sini.

5. Profil Amartha, Perusahaan Milik Stafsus Jokowi, Andi Taufan Garuda

Staf Khusus Jokowi bidang Bidang Ekonomi dan Keuangan, Andi Taufan Garuda Putra, mendapatkan teguran keras dari Istana terkait surat berkop Sekretariat Kabinet ( Setkab) yang dikirimkan ke camat seluruh Indonesia.

Taufan meminta bantuan para camat agar bisa membantu perusahaannya, PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), dalam edukasi lapangan ke masyarakat desa dan pendataan kebutuhan alat pelindung diri (APD) Puskesmas.

Relawan Desa Lawan Covid-19 sendiri merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Selengkapnya silakan baca di sini.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X