Kompas.com - 16/04/2020, 11:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan mendistribusikan 18 unit polymerase chain reaction (PCR) atau alat tes swab untuk virus corona (Covid-19) ke beberapa rumah sakit di Indonesia.

Rencanaya, alat tersebut akan didistribusikan mulai 14 hingga 29 April 2020. Adapun rencana operasional alat PCR itu di 18 rumah sakit akan dilakukan mulai 15 April hingga 6 Mei 2020.

“Mesin PCR RS BUMN akan mampu tes hingga sekitar 25.000 sampel per hari,” demikian bunyi keterangan yang didapat Kompas.com, Kamis (16/4/2020).

Baca juga: Pandemi Corona, Luhut Ingin Pengembangan Wisata Danau Toba Tetap Berjalan

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pihaknya akan mendistribusikan 18 unit polymerase chain reaction (PCR) atau alat tes swab untuk virus corona (Covid-19) ke beberapa provinsi di Indonesia.

Alat tersebut didatangkan dari perusahaan farmasi asal Swiss, Roche.

“Yang satu ini diuji coba dulu di sini (RS Pertamina Jaya). 17 lagi nanti akan didistribusikan bersama Gugus Tugas Penanganan Corona ke sejumlah daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, hingga Papua,” ujar Erick dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/4/2020).

Baca juga: Inul Daratista Semangati Para Petani yang Penuhi Pangan Masyarakat Selama Pandemi

Berdasarkan data yang didapat Kompas.com, berikut 18 rumah sakit yang mendapatkan bantuan PCR dari BUMN:

  1. RS Pertamina Jaya Jakarta
  2. RS Pusat Pertamina Jakarta
  3. RSUD Wahidin SH Sulawesi Selatan
  4. RSUP Sanglah Bali
  5. RS Krakatau Medika Banten
  6. Labkesda Provinsi Lampung
  7. RS Lavallete Jawa Timur
  8. RS Pelabuhan Surabaya
  9. RS Pelni DKI Jakarta
  10. RS Pelabuhan Cirebon
  11. RS Pertamina Cilacap
  12. RSUD Wongsonegoro Jawa Tengah
  13. RSUD Dr Moewardi Jawa Tengah
  14. RS Perkebunan Jember
  15. RS Pertamina Balikpapan
  16. RS Pertamina Sorong
  17. RS Pusri Sumatera Selatan
  18. RS Pelabuhan Medan

Baca juga: Investor Buru Dollar AS setelah Data Tunjukkan Ekonomi Amerika Suram

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.