Perusahaan Tak Terapkan Protokol, Menperin Ancam Cabut Izin Operasi

Kompas.com - 16/04/2020, 22:04 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memimpin rapat koordinasi di Kemenperin, Jakarta, Senin (30/12/2019). (Foto: Humas Kemenperin) KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memimpin rapat koordinasi di Kemenperin, Jakarta, Senin (30/12/2019). (Foto: Humas Kemenperin)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan,  akan mencabut izin perusahaan atau industri apabila tidak mematuhi protokol kesehatan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020.

"Sudah dapat pembinaan, masih belum juga mengindahkan, sudah mendapat peringatan, masih juga belum memperhatikan protokol kesehatan, saya sebagai Menteri Perindustrian, tidak akan ragu-ragu untuk mencabut izin operasi atau IOMKI tadi," tegasnya melalui konferensi pers virtual, Kamis (16/4/2020).

Dia mengakui, ada beberapa industri yang ditutup akibat tidak mematuhi protokol kesehatan selama masa pandemi virus corona (Covid-19). Namun, industri yang ditutup itu tidak secara permanen.

Baca juga: KSPI: Pemberian Izin Operasi Perusahaan Besar Berlawanan dengan Kebijakan PSBB

Pihaknya akan melakukan edukasi bersama dengan pemerintah daerah setempat yang masuk dalam kawasan operasional industri tersebut agar para pekerjanya dapat mengikuti aturan Permenkes dalam menerapkan jaga jarak fisik (physical distancing).

"Jadi, kalau ada mendengar industri yang ditutup, itu memang sudah koordinasi dengan kami. Tetapi itu, bukan ditutup permanen. Itu dalam rangka kami bersama dengan pemda melakukan pembinaan. Setelah mereka mengerti dan paham, mereka bisa melakukan kembali proses produksi. Tentu dengan protokol kesehatan harus dijaga," katanya.

Agus Gumiwang mengungkapkan, protokol kesehatan yang diterapkan selama pandemi terhadap industri merupakan hal yang baru. Namun, menurutnya, kondisi ini butuh penyesuaian.

"Apa yang kami lakukan? Kami sudah berkoordinasi dengan pemda. Intinya, ini kan hal yang baru bagi kita semua, termasuk industri. Penerapan protokol kesehatan ini juga baru. Jadi mereka harus secara cepat melakukan penyesuaian terhadap pelaksanaan proses produksi di lapangan," ujarnya.

"Nah ini yang kami kerja sama dengan pemda untuk segera melakukan pembinaan kepada industri-industri yang belum mengindahkan atau yang belum memerhatikan protokol kesehatan di industrinya masing-masing," sambungnya.

Baca juga: Izinkan Industri Beroperasi Saat PSBB, Menperin: Kami Sudah Koordinasi dengan Gubernur DKI...



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X