Perbankan Jangan Takut Tebar Kredit, BI Bakal Kasih Insentif

Kompas.com - 17/04/2020, 08:38 WIB
Ilustrasi bank Thinkstockphotos.comIlustrasi bank

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) bakal memberikan insentif Giro Wajib Minimum (GWM) rupiah terhadap bank-bank yang memberikan penyediaan dana untuk kegiatan ekonomi tertentu, seperti kredit ekspor, kredit impor, dan kredit UMKM.

Pemberian insentif diatur dalam Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No.22/4/PADG/2020 Tentang Pelaksanaan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.22/4/PBI/2020 Tentang Insentif Bagi Bank Yang Memberikan Penyediaan Dana Untuk Kegiatan Ekonomi Tertentu Guna Mendukung Penanganan Dampak Perekonomian Akibat Wabah Virus Corona (PADG Insentif).

PADG Insentif merupakan ketentuan pelaksanaan dari PBI Nomor 22/4/PBI/2020 yang telah diterbitkan pada 1 April 2020. PADG mulai berlaku pada 15 April 2020.

Baca juga: Pertumbuhan Kredit Baru Anjlok pada Kuartal I 2020, Imbas Covid-19?

"PBI ini sebagai tindak lanjut keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulan Maret 2020," kata BI dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2020).

Adapun RDG BI pada Maret 2020 memutuskan untuk memperluas kebijakan insentif pelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM) harian dalam Rupiah sebesar 50 bps.

Semula, insentif hanya ditujukan kepada bank-bank yang melakukan pembiayaan ekspor-impor, ditambah dengan yang melakukan pembiayaan kepada UMKM, dan sektor-sektor prioritas lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bank Indonesia akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan otoritas terkait guna menempuh langkah-langkah kebijakan yang diperlukan untuk memitigasi dampak Covid-19 terhadap perekonomian nasional," sebut BI.

Baca juga: OJK Minta Perbankan Restrukturisasi Kredit dengan Terapkan Hal Ini

Lebih rinci, berikut cakupan ketentuan insentif tersebut.

1. Insentif yang diberikan berupa kelonggaran atas kewajiban pemenuhan GWM dalam rupiah. GWM wajib dipenuhi secara harian bagi Bank yang memberikan penyediaan dana untuk kegiatan ekonomi tertentu, dengan besaran 0,5 persen (50 basis poin).

2. Pemberian insentif dilakukan oleh Bank Indonesia secara bulanan. Pertama kali dilakukan untuk periode 16 April 2020 sampai dengan 15 Mei 2020.

3. Insentif diberikan bagi bank yang memiliki eksposur penyediaan dana untuk kegiatan ekonomi tertentu dengan cakupan sebagai berikut.

  • Kredit ekspor atau Pembiayaan ekspor
  • Kredit impor yang bersifat produktif atau Pembiayaan impor yang bersifat produktif
  • Letter of credit (L/C)
  • Kredit UMKM atau pembiayaan UMKM
  • Kredit atau Pembiayaan lainnya yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, dalam rupiah dan valuta asing kepada pihak ketiga bukan bank.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Targetkan Vaksinasi  Covid-19 di Agustus Capai 70 Juta Dosis

Pemerintah Targetkan Vaksinasi Covid-19 di Agustus Capai 70 Juta Dosis

Whats New
 Kartu Prakerja Gelombang 18 Segera Dibuka, Update Data Diri di prakerja.go.id

Kartu Prakerja Gelombang 18 Segera Dibuka, Update Data Diri di prakerja.go.id

Whats New
Hingga Juli 2021, Program PEN Sudah Terealisasi 41 Persen

Hingga Juli 2021, Program PEN Sudah Terealisasi 41 Persen

Whats New
PPKM Diperpanjang Sampai Tanggal Berapa? Ini Informasi Terbarunya

PPKM Diperpanjang Sampai Tanggal Berapa? Ini Informasi Terbarunya

Whats New
Pemerintah Perpanjang PPKM Level 4 di 21 Provinsi Luar Jawa-Bali

Pemerintah Perpanjang PPKM Level 4 di 21 Provinsi Luar Jawa-Bali

Whats New
Kapan Bantuan Rp 1,2 Juta Buat PKL hingga Warteg Cair? Ini Jawaban Menko Airlangga

Kapan Bantuan Rp 1,2 Juta Buat PKL hingga Warteg Cair? Ini Jawaban Menko Airlangga

Whats New
Komunikasi Kepemimpinan dalam Era Kenormalan Baru

Komunikasi Kepemimpinan dalam Era Kenormalan Baru

Work Smart
Acer Dapat Pesanan Laptop dari Kemendikbud

Acer Dapat Pesanan Laptop dari Kemendikbud

Whats New
Pengertian Reksa Dana Pendapatan Tetap, Risiko, dan Kelebihannya

Pengertian Reksa Dana Pendapatan Tetap, Risiko, dan Kelebihannya

Earn Smart
Tidak Hanya Kesehatan dan Kendaraan, Aset Properti Juga Penting Diasuransikan

Tidak Hanya Kesehatan dan Kendaraan, Aset Properti Juga Penting Diasuransikan

Rilis
Ditargetkan Rampung 2021, Bendungan Sukamahi dan Ciawi Kurangi Debit Air di Pintu Air Manggarai

Ditargetkan Rampung 2021, Bendungan Sukamahi dan Ciawi Kurangi Debit Air di Pintu Air Manggarai

Whats New
Semester I 2021, Pendapatan Tambang Emas ARCI Mencapai Rp 2 Triliun

Semester I 2021, Pendapatan Tambang Emas ARCI Mencapai Rp 2 Triliun

Whats New
Tahun Ini Advan Siapkan Produksi 70.000 Unit Laptop Pesanan Kemendikbud

Tahun Ini Advan Siapkan Produksi 70.000 Unit Laptop Pesanan Kemendikbud

Whats New
Buka Tabungan di Bank Permata Bisa Lewat Aplikasi Moxa, Ini Caranya

Buka Tabungan di Bank Permata Bisa Lewat Aplikasi Moxa, Ini Caranya

Whats New
Dana Bantuan Pariwisata Rp 2,4 Trilun Cair, Sandiaga Uno Percepat Penyalurannya

Dana Bantuan Pariwisata Rp 2,4 Trilun Cair, Sandiaga Uno Percepat Penyalurannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X