BI Yakin Defisit Transaksi Berjalan di Bawah 1,5 Persen

Kompas.com - 17/04/2020, 17:45 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memimpin konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Kamis (24/10/2019). KOMPAS/PRIYOMBODOGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memimpin konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Kamis (24/10/2019).
|

Perry menuturkan, menurunnya impor juga mempengaruhi kinerja neraca jasa yang sekitar 8 persen nilai impor biasanya digunakan untuk biaya transportasi dan asuransi.

"Dengan impor menurun, keperluan devisa untuk membayar transportasi dan asuransi menurun. Itu kenapa neraca jasa lebih rendah defisitnya," ungkap Perry.

Dari sisi pariwisata, pembatasan umroh dan perjalanan keluar negeri wisatawan nusantara (wisnus) memperkecil penggunaan devisa RI, meski devisa turun karena minimnya turis asing berwisata ke tempat pariwisata RI.

Baca juga: Presiden hingga Anggota DPR Tak Terima THR, Pemerintah Hemat Rp 5,5 Triliun

Perry memprediksi, nilai devisa yang turun dari langkanya kunjungan wisatawan asing sebesar 2 miliar dollar AS sepanjang kuartal I 2020. Namun, penggunaan devisa untuk membiayai wisatawan nusantara ke luar negeri juga berkurang 1,6 miliar dollar AS.

"Jadi nett-nya penurunan devisa dari turis memang tidak setinggi sebelumnya. Waktu itu kami lebih banyak memperkirakan penurunan devisa karena turis asing yang nyatanya jauh lebih rendah karena penurunan penggunaan devisa," sebut Perry.

Baca juga: Masyarakat di Empat Wilayah Ini Bisa Beli BBM dan LPG dari Rumah

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X