Pabrik Prada dan Armani di Indonesia Kini Produksi APD dan Masker

Kompas.com - 18/04/2020, 11:24 WIB
Petugas medis bersiap di ruang perawatan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. ANTARA FOTO/Kompas/Heru Sri Kumoro/Pool/aww.
ANTARA FOTO/HERU SRI KUMOROPetugas medis bersiap di ruang perawatan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. ANTARA FOTO/Kompas/Heru Sri Kumoro/Pool/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Produsen pakaian di Indonesia yang kerap memasok untuk Prada dan Armani saat ini tengah memproduksi alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis yang menangani pasien Covid-19.

Hal tersebut dilakukan usai pemerintah Indonesia meminta bantuan kepada para pelaku industri untuk memproduksi APD demi memerangi Covid-19.

PT Pan Brothers, yang juga membuat pakaian untuk Adidas, saat ini telah memproduksi hazmat dan jutaan masker dalam setiap minggunya.

Baca juga: Pandemi Corona, UMKM Didorong Produksi Masker Kain

Selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, perusahaan tersebut juga siap untuk mengirimkan hazmat dan masker produksinya ke Amerika Serikat, Australia dan Eropa.

“Kami telah memproduksi batch pertama, yang kami janjikan kepada pemerintah, yaitu 10 juta masker dan 100.000 jumpsuits," ujar Vice Chief Executive Officer Pan Brother Anne Sutanto seperti dikutip dari Bloomberg, Sabtu (18/7/2020).

“Kami sudah mengirimkan semuanya. Sekarang kami sedang (produksi) ditahap kedua yang mencapai 100 juta masker, 10 juta APD sekali pakai, dan satu juta APD yang bisa dicuci,” sambungnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pan Brothers telah memproduksi satu juta masker yang bisa dicuci per hari, serta 100.000 jas pelindung sekali pakai dan 30.000 jumpsuit yang bisa dicuci per minggu.

Baca juga: Kemenperin: Produsen Siap Penuhi Kebutuhan APD untuk Tenaga Medis

Sutanto mengatakan, perusahaannya telah mengusulkan sistem kuota ke pemerintah terkait distribusinya.

Misalnya, hasil produksi perusahaan tersebut akan dialoksikan 80 persen untuk dalam negeri dan 20 persennya ke luar negeri.

“Jika Indonesia tidak membutuhkan sebanyak itu, kami dapat menurunkannya hingga 50 persen atau apa pun," kata Sutanto.

Halaman:


Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.