Trump Kucurkan Rp 296,3 Triliun untuk Bantu Petani Terdampak Covid-19

Kompas.com - 18/04/2020, 14:23 WIB
Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan harian Gugus Tugas Koronavirus Gedung Putih di Rose Garden di Gedung Putih 14 April 2020 di Washington, DC. Presiden Trump mengumumkan bahwa dia menghentikan pendanaan untuk Organisasi Kesehatan Dunia WHO. APF/ALEX WONGPresiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan harian Gugus Tugas Koronavirus Gedung Putih di Rose Garden di Gedung Putih 14 April 2020 di Washington, DC. Presiden Trump mengumumkan bahwa dia menghentikan pendanaan untuk Organisasi Kesehatan Dunia WHO.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan paket dana talangan alias bailout sebesar 19 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 296,3 triliun (kurs Rp 15.596 per dollar AS).

Dana tersebut digunakan untuk membantu para petani di Negeri Paman Sam yang kondisi keuangannya terdampak pagebluk virus corona atau Covid-19.

Dilansir dari Bloomberg, Sabtu (18/4/2020), dana bantuan ini termasuk bantuan langsung tunai sebesar total 16 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 249,4 triliun bagi petani untuk mendongkrak pendapatan mereka.

Baca juga: Betapa Cintanya Para Petani Bawang Putih AS Terhadap Donald Trump

Selain itu, dana sebesar 3 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 46,7 triliun untuk pembelian daging, produk-produk susu, dan produk pangan lainnya oleh pemerintah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih. Departemen Pertanian AS disebut bakal kembali menerima dana sebesar 14 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 218,3 triliun untuk bantuan tambahan pada Juli 2020.

"Ini akan membantu petani-petani dan peternak-peternak kita, dana ini sangat pantas (diberikan)," ujar Trump.

Kombinasi pemberian bantuan langsung tunai bagi petani dan pembelian komoditas oleh pemerintah paralel dengan pendekatan yang dilakukan pemerintahan Trump berupa dana talangan untuk sektor perdagangan dan pertanian sebesar 28 miliar dollar AS atau sekira Rp 436,4 triliun dalam dua tahun terakhir.

Baca juga: Trump Telepon Putin, Harga Minyak Mentah Naik

Petani dan masyarakat pedesaan adalah bagian penting dari basis politik Trump saat ia berupaya untuk terpilih kembali dalam pemilu tahun ini.

Produk-produk komoditas pertanian yang dibeli pemerintah akan didistribusikan melalui program-program pangan yang melayani masyarakat miskin, siswa sekolah, dan manula.

Departemen Pertanian AS akan memberikan bantuan langsung tunai sebesar 5,1 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 79,5 triliun untuk produsen produk ternak, kemudian sebesar 2,9 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 45,2 triliun untuk produsen produk susu.

Selanjutnya, dana sebesar 1,6 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 24,9 triliun untuk peternak babi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Senator John Hoeven.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Bloomberg
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X