IHSG Awal Pekan Diprediksi Menguat, Ini Faktor Pendorongnya

Kompas.com - 19/04/2020, 08:16 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi akan kembali melanjutkan penguatan besok, Senin (20/4/2020). Pada penutupan pasar Jumat (17/4/2020), indeks acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil menguat 3,44 persen ke posisi 4.634,82.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee memperkirakan awal pekan depan IHSG berpotensi menguat. Namun, untuk sepekan pergerakan IHSG diproyeksi fluktuatif.

Penguatan awal pekan depan utamanya didorong oleh rencana berbagai pemerintah negara di Eropa yang akan mencabut status pembatasan sosial.

Baca juga: Besok, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang II Dibuka

"Beberapa Negara merencanakan pelongaran lockdown seperti Spanyol mulai mengizinkan beberapa area konstruksi dan manufaktur dibuka kembali," ujar Hans dalam keterangan tertulis, Minggu (19/4/2020).

Dengan adanya sentimen tersebut, Hans memproyeksikan pekan depan support IHSG akan berada pada level 4.463 sampai dengan 4.317 dan resistance di level 4.747 sampai 4.975.

Selain kebijakan pemerintah di negara Eropa, sentimen positif lain berasal dari harapan pasar akan segera ditemukannya vaksin virus corona atau Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ingat, Jangan Pakai Dana Darurat Saat Banyak Cicilan

"Gilead Sciences melakukan uji coba remdesivir obat eksperimental pada pasien Covid-19 yang kondisinya parah," katanya.

Kendati demikian, pasar juga akan diwarnai dengan beberapa sentimen negatif, diantaranya dampak dihentikannya pendanaan Amerika Serikat untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Kami perkirakan awal pekan IHSG masih berpeluang menguat, tetapi mungkin mengalami koreksi pada perdangan tengah dan akhir pekan," ucap Hans.

Baca juga: Keputusan di Tangan Luhut, Larangan Mudik Lebaran Masih Simpang Siur



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.