Usaha Kuliner dari Rumah, Nelam Raup Omzet Rp 2 Juta Per Hari

Kompas.com - 19/04/2020, 11:00 WIB
Nelam Sari Tanjung Menyiapkan Pesananan Makanan Kiki SafitriNelam Sari Tanjung Menyiapkan Pesananan Makanan
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi virus corona (Covid-19) memukul banyak pelaku usaha termasuk Nelam Sari Tanjung (31), pelaku usaha kuliner khas Medan di Blok M, Jakarta Selatan. 

Nelam belum lama berkecimung di bisnis kuliner. Usahanya warung makannya baru di mulai akhir 2019 lalu. Namun belum genap 6 bulan, cobaan besar datang. Apalagi kalau bukan pandemi virus corona.

Nelam bahkan harus menutup warung makannya akibat kondisi pandemi yang kian hari kian mengkhawatirkan. Ditambah ada juga kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca juga: Besok, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang II Dibuka

Namun Nelam tak menyerah dengan keadaan. Ia tetap menjual makanannya dari rumah dan mulai merintis menjual makanannya via Instagram, ditambah Gofood dan Grabfood.

Nelam mengaku dengan berjualan melalui online, omzet yang ia dapatkan lebih tinggi daripada saat berjualan di warung.

“Kalau saat ini sehari bisa Rp 1,5 sampai dengan Rp 2 juta, kalau sebelumnya cuma Rp 1 juta," ujarnya.

Seiring dengan dampak negatif yang timbul selama pandemi virus corona, nyatanya ada juga bisnis yang diuntungkan, salah satunya adalah usaha warung makan online yang tetap laris.

Baca juga: Ingat, Jangan Pakai Dana Darurat Saat Banyak Cicilan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia dan KLHK Beri Pelatihan untuk Petani Hortikultura

Rilis
[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

[TREN BISNIS KOMPASIANA] Corporate Culture, Berdamai dengan Pandemi | Elegi Toko Buku | Bisnis Jengkol yang Menjanjikan

Rilis
Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Peserta Kartu Prakerja Diminta Segera Tautkan Nomor Rekening dan E-Wallet

Whats New
Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Cegah Korupsi, 27 BUMN Kerja Sama dengan KPK

Rilis
Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Kabar Gembira, BRI Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Semua Segmen

Spend Smart
Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Perpres tentang Investasi Miras Dicabut, Bagaimana Nasib Usaha Eksisting?

Whats New
BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

BEI Minta Gojek dkk Segera Listing di Pasar Modal

Whats New
Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Whats New
Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Soal Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana, Ini Faktanya Versi BCA

Whats New
BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

BKPM: Izin Pembangunan Industri Miras Sudah Ada sejak 1931

Whats New
Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Startup Madeinindonesia.com Fasilitasi UKM Lakukan Ekspor ke Berbagai Negara

Whats New
Bank Sahabat Sampoerna Akan Kian Agresif Garap Digital Banking

Bank Sahabat Sampoerna Akan Kian Agresif Garap Digital Banking

Whats New
Unrealized Loss Bisa Terjadi Pada Setiap Investor Pasar Modal, Begini Penjelasannya

Unrealized Loss Bisa Terjadi Pada Setiap Investor Pasar Modal, Begini Penjelasannya

Whats New
Pemerintah Targetkan 600.000 Unit Kendaraan Berbasis Listrik pada 2030

Pemerintah Targetkan 600.000 Unit Kendaraan Berbasis Listrik pada 2030

Whats New
Bertemu 5 Mantan Menteri BUMN, Erick Thohir: Diskusinya Berkesan

Bertemu 5 Mantan Menteri BUMN, Erick Thohir: Diskusinya Berkesan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X