Dampak Covid-19, 95 Pesawat Parkir di Bandara Kelolaan Angkasa Pura I

Kompas.com - 20/04/2020, 17:30 WIB
Pesawat maskapai Citilink di Bandara Juanda, Surabaya, Senin (14/5/2018). KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAPesawat maskapai Citilink di Bandara Juanda, Surabaya, Senin (14/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat hampir 100 pesawat parkir di bandara yang dikelolanya sejak virus corona mewabah di Indonesia.

Sejak virus corona merebak, sejumlah maskapai mengurangi frekuensi penerbangannya.

“Hingga 17 April 2020, Angkasa Pura I mencatat terdapat 95 pesawat yang sudah parkir long stay di 11 bandara Angkasa Pura I dengan periode long stay yang tidak ditentukan,” demikian bunyi keterangan resmi yang dikeluarkan perseroan pada Senin (20/4/2020).

Baca juga: Triwulan I 2020, Trafik Penumpang di Bandara Kelolaan AP I Turun 8,11 Persen

Adapun jumlah pesawat yang parkir long stay di masing-masing bandara, yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebanyak 30 pesawat, Bandara Juanda Surabaya 19 pesawat, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sebanyak 12 pesawat.

Kemudian, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan 5 pesawat, Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) Kulon Progo 4 pesawat, dan Bandara Adi Soemarmo Solo 3 pesawat.

Selanjutnya Bandara Internasional Lombok 5 pesawat, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin 8 pesawat, Bandara Sam Ratulangi Manado 7 pesawat, Bandara Pattimura Ambon 1 pesawat, dan Bandara Frans Kaisisepo Biak 1 pesawat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, maskapai yang memarkirkan pesawatnya untuk periode panjang, yaitu Garuda Indonesia sebanyak 27 pesawat, AirAsia Indonesia 13 pesawat, Citilink 8 pesawat, dan Lion Air 21 pesawat.

Baca juga: Lawan Corona, Dirut AP I: Saat ini Kami All Out, Masalah Keuntungan Nomor 2

Adapun NAM Air 3 pesawat, Wings Air 11 pesawat, Batik Air 8 pesawat, Travira 1 pesawat, pegasus 1 pesawat, Transnusa 1 pesawat, Aviastar 1 pesawat, dan Airfast Indonesia 1 pesawat.

Selain itu, perseroan juga menginformasikan soal penyesuaian operasional di 15 bandaranya. Perusahaan pelat merah itu memperpanjang masa penyesuaian operasional di beberapa bandara hingga Mei sampai Juli.

Adapun periode perubahan jam operasional dan penyesuaian operasional di 15 bandara Angkasa Pura I yaitu sebagai berikut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Rilis
Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Whats New
Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Whats New
Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Earn Smart
Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Rilis
Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Whats New
BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

Whats New
Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Whats New
Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Whats New
Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Whats New
Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Whats New
PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

Whats New
Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Rilis
Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.