Kompas.com - 20/04/2020, 18:34 WIB
Bendera Jepang. (Shutterstock) Bendera Jepang. (Shutterstock)

 

Data ekonomi ini menegaskan tantangan yang dihadapi pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe terkait merosotnya kegiatan ekonomi.

Baca juga: Di Tengah Virus Corona, BUMN Ini Ekspor 15 Ton Gurita ke Jepang

Pekan lalu, Abe memperluas status darurat menjadi ke seluruh wilayah Jepang. Pemerintah pun semakin keras mendorong masyarakat tetap tinggal di rumah dan bisnis menutup operasionalnya.

Data terakhir, kasus positif virus corona mencapai lebih dari 9.000 dan angka kematian mencapai 200 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber CNBC
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.