Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Layani Pasar Kalimantan, Minamas Plantation Luncurkan Minyak Goreng Merek Alif

Kompas.com - 21/04/2020, 21:23 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Minamas Plantation melalui unit usaha hilirnya PT Sime Darby Oils Pulau Laut Refinery meluncurkan minyak goreng dengan merek dagang ALIF. Minyak tersebut adalah minyak goreng pertama yang diproduksi di Kalimantan tepatnya di Kabupaten Kotabaru.

Minyak goreng ALIF yang diproduksi terdiri dari kemasan 2 liter, 1,8 liter, 1 liter, 0.9 liter dan 0.5 liter dengan harga yang sesuai dengan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Saat ini, cakupan pemasaran minyak goreng ALIF akan difokuskan untuk Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, baru kemudian akan bergeser ke provinsi Kalimantan Timur dan Sulawesi.

Head Sime Darby Oils Pulau Laut Refinery (SDOPLR), Mohd Hamdi Abdul Karim menuturkan perseroan telah membangun kilang refinery di Kalimantan sejak 2008. Saat ini kapasitas produksi mencapai 2.500 metrik ton per hari.

"Kami mencoba untuk menghasilkan produk turunan dari sektor perkebunan kelapa sawit antara lain minyak goreng. Pada tahap awal, perseroan akan memproduksi minyak goreng sekitar 300 metrik ton per bulan dari kapasitas produksi pabrik 1.100 sampai dengan 1.200 metrik ton per bulan," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (21/4/2020).

 

Hamdi Abdul Karim juga mengungkapkan di tengah pandemi COVID-19 saat ini, pihaknya fokus untuk memberikan pasokan minyak goreng yang memadai dan berkualitas khususnya di wilayah Kalimantan Selatan dan sekitarnya.

Sementara itu CEO Minamas Plantation Shamsuddin Muhammad menuturkan ALIF merupakan upaya Minamas Plantation dan SDOPLR dalam rangka mengembangkan hilirisasi produk dari perkebunan kelapa sawit.

“Kami memahami betul bahwa kondisi saat ini tidak mudah untuk menjalankan bisnis seperti yang telah direncanakan sebelumnya. Meskipun demikian, kami sangat mengapresiasi seluruh pemangku khususnya pemerintah daerah, mitra bisnis, masyarakat serta instansi-instansi terkait lainya yang telah membantu untuk mewujudkan produk minyak goreng pertama kami hingga dapat menjangkau masyarakat Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan dan sekitarnya”, tutur dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Rupiah Melemah Sentuh Rp 16.200, Mendag: Cadangan Divisa RI Kuat, Tidak Perlu Khawatir

Rupiah Melemah Sentuh Rp 16.200, Mendag: Cadangan Divisa RI Kuat, Tidak Perlu Khawatir

Whats New
Rasio Utang Pemerintahan Prabowo Ditarget Naik hingga 40 Persen, Kemenkeu: Kita Enggak Ada Masalah...

Rasio Utang Pemerintahan Prabowo Ditarget Naik hingga 40 Persen, Kemenkeu: Kita Enggak Ada Masalah...

Whats New
Giatkan Pompanisasi, Kementan Konsisten Beri Bantuan Pompa untuk Petani

Giatkan Pompanisasi, Kementan Konsisten Beri Bantuan Pompa untuk Petani

Whats New
IHSG Turun 19,2 Poin, Rupiah Melemah

IHSG Turun 19,2 Poin, Rupiah Melemah

Whats New
Catat, Ini Jadwal Perjalanan Ibadah Haji Indonesia 2024

Catat, Ini Jadwal Perjalanan Ibadah Haji Indonesia 2024

Whats New
Pada Liburan ke Luar Negeri, Peruri Sebut Permintaan Paspor Naik 2,5 Lipat Pasca Pandemi

Pada Liburan ke Luar Negeri, Peruri Sebut Permintaan Paspor Naik 2,5 Lipat Pasca Pandemi

Whats New
Jakarta, Medan, dan Makassar  Masuk Daftar Smart City Index 2024

Jakarta, Medan, dan Makassar Masuk Daftar Smart City Index 2024

Whats New
Pentingnya Transparansi Data Layanan RS untuk Menekan Klaim Asuransi Kesehatan

Pentingnya Transparansi Data Layanan RS untuk Menekan Klaim Asuransi Kesehatan

Whats New
Apakah di Pegadaian Bisa Pinjam Uang Tanpa Jaminan? Ini Jawabannya

Apakah di Pegadaian Bisa Pinjam Uang Tanpa Jaminan? Ini Jawabannya

Earn Smart
Bea Cukai Kudus Berhasil Gagalkan Peredaran Rokol Ilegal Senilai Rp 336 Juta

Bea Cukai Kudus Berhasil Gagalkan Peredaran Rokol Ilegal Senilai Rp 336 Juta

Whats New
Ditanya Bakal Jadi Menteri Lagi, Zulhas: Terserah Presiden

Ditanya Bakal Jadi Menteri Lagi, Zulhas: Terserah Presiden

Whats New
Ekonom: Kenaikan BI Rate Tak Langsung Kerek Suku Bunga Kredit

Ekonom: Kenaikan BI Rate Tak Langsung Kerek Suku Bunga Kredit

Whats New
Sepakati Kerja Sama Kementan-Polri, Kapolri Listyo: Kami Dukung Penuh Swasembada

Sepakati Kerja Sama Kementan-Polri, Kapolri Listyo: Kami Dukung Penuh Swasembada

Whats New
Syarat dan Cara Pinjam Uang di Pegadaian, Bisa Online Juga

Syarat dan Cara Pinjam Uang di Pegadaian, Bisa Online Juga

Earn Smart
Memenangkan Ruang di Hati Pelanggan

Memenangkan Ruang di Hati Pelanggan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com