Menperin Yakin Industri Kopi Bisa Dorong Ekonomi RI di Tengah Pandemi

Kompas.com - 23/04/2020, 15:15 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan penjelasan di Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPR, Jakarta, Rabu (11/12/2019). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan penjelasan di Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPR, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pandemi virus corona atau Covid-19 tak berarti mematikan kreativitas dan aktivitas masyarakat.

Pemerintah memastikan ekonomi bisa tetap berjalan salah satunya lewat dorongan dari industri kopi nasional. Industri kopi dinilai masih berpeluang memberikan nilai tambah kepada perekonomian.

"Industri olahan kopi ini juga menjadi mata rantai atau pemasok munculnya kedai-kedai kopi di berbagai wilayah Indonesia. Perkembangan industri kopi, khususnya kopi olahan yang ada dalam pandangan kami masih sangat menjanjikan, masih banyak yang kami gali untuk kami dorong," ujarnya dalam talkshow virtual Tokopedia, Kamis (23/4/2020).

Baca juga: Ada Virus Corona, Menperin Minta Pelaku Usaha Kopi Jualan via Online

Dia menyebut pada tahun 2019, Indonesia memproduksi hampir 730.000 ton biji kopi dengan ekspor produk kopi olahan sebesar 610 juta dollar AS.

Industri kecil dan menengah di sektor kopi juga tercatat cukup banyak. Menperin mencatat terdapat 1.200 unit usaha yang tersebar di seluruh Indonesia.

Namun konsumsi kopi per kapita di Indonesia masih sangat rendah hanya sebesar 1,4 kilogram per kapita.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Selain Garuda Indonesia, BUMN Ini Juga Pangkas Gaji Karyawannya

Untuk itu lanjut Agus, pihaknya fokus memberikan perhatian terhadap IKM kopi karena potensi dan peluangnya masih sangat besar untuk dikembangkan.

Selain itu juga, penyerapan tenaga kerja melalui sektor kopi ini diharapkan bisa terus tumbuh.

"Kami di Kementerian Perindustrian juga terus memacu hilirisasi dari industri kopi lokal atau nasional yang mengolah biji kopi dalam negeri sehingga ini semua bisa meningkatkan nilai tambah dari kopi itu sendiri. Dan menciptakan industri berdaya saing yang tinggi," kata dia.

Baca juga: Ada Larangan Mudik, Begini Cara Refund 100 Persen Tiket KAI via Online



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.