4 Platform Digital Berminat Jadi Mitra Baru Program Kartu Prakerja

Kompas.com - 23/04/2020, 18:38 WIB
Kartu Prakerja prakerja.go.idKartu Prakerja

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Komunikasi Program Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky saat ini terdapat empat platform digital yang tengah dalam proses untuk menjadi mitra digital baru program Kartu Prakerja.

Namun demikian, pihak manajemen pelaksana masih mengevaluasi keempat platform tersebut.

Selain itu, manajemen pelaksana juga masih fokus mengerjakan operasional Kartu Prakerja gelombang pertama.

Baca juga: KPPU Selidiki Dugaan Pelanggaran dalam Penunjukan 8 Mitra Kartu Prakerja

"Ada empat tambahan. sudah ada yang mengubungi untuk ikut berpartisipasi sebagai mitra Prakerja dan sedang dalam evaluasi," ujar Panji dalam video conference di Jakarta, Kamis (23/4/2020).

"Dan dalam waktu dekat jika semua sepakan dan memenuhi kriteria maka akan ditambahkan sebagai mitra digital," jelas dia.

Adapun aturan mengenai kriteria platform digital Kartu Prakerja, tertuang dalam pasal 47 ayat (3) Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 3 Tahun 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 8 Mitra Kartu Prakerja Tak Tender dan Tak Ditunjuk Pemerintah, Kok Bisa?

Di dalam beleid tersebut dijelaskan, platform digital yang ingin turut serta dalam program Kartu Prakerja harus memenuhi kriteria sebagai berikut.

  1. Memiliki cakupan layanan minimal berskala nasional.
  2. Memiliki sistem informasi dan teknologi yang memadai dan dapat mendukung Program Kartu Prakerja.
  3. Memiliki portal, situs atau aplikasi daring melalui internet yang digunakan untuk fasilitasi Program Kartu Prakerja.
  4. Memiliki kerja sama dengan Lembaga Pelatihan yang memiliki program pelatihan berbasis Kompetensi Kerja.

Baca juga: Ada Dua Startup Unicorn Tolak Jadi Mitra Kartu Prakerja

Adapun Asisten Deputi Ketenagakerjaan Kemenko Perekonomian Yulius mengatakan, jika semua kriteria tersebut sudah dimiliki platform digital tetap tidak bisa serta merta langsung bermitra dengan pemerintah untuk perogram pelatihan prakerja.

Sebab, masih harus melewati proses verifikasi dari Project Management Office (PMO).

"Jika memilki semua belum tentu, jika platform lamar PMO akan verifikask lagi screnning lagi ternyata ini bener sesuai atau tidak," kata dia

Seperti diketahui, sejauh ini baru ada delapat platform digital yang bekerjasama dengan pemerintah. Ke delapan platform tersebut adalah Tokopedia, Ruang Guru, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijar Mahir, dan Kemnaker.go.id.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.