Bandara Soetta dan Halim Perdanakusuma Ditutup untuk Penumpang, Hanya Layani Kargo

Kompas.com - 24/04/2020, 07:38 WIB
Suasana Bandara Soekarno-Hatta dari Gedung 600 Kantor Pusat Angkasa Pura II, Rabu (11/3/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOSuasana Bandara Soekarno-Hatta dari Gedung 600 Kantor Pusat Angkasa Pura II, Rabu (11/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II (Persero) memastikan semua bandara yang dikelolanya tetap akan beroperasi meski pemerintah telah menetapkan aturan dilarang mudik.

Kendati begitu, bandara-bandara yang dikelola AP II hanya akan melayani penerbangan kargo dan khusus. Penerbangan penumpang ditutup sementara secara resmi sehingga penumpang tak bisa lagi bepergian. 

Penerbangan penumpang berjadwal dan tidak berjadwal sementara waktu tidak dioperasikan pada periode 24 April hingga 1 Juni 2020.

Baca juga: Pesawat Komersil Dilarang Angkut Penumpang Mulai 24 April sampai 1 Juni 2020

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

VP of Corporate Communication PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengatakan, perseroan memiliki empat opsi pola operasional yang dapat disesuaikan sesuai dengan kondisi yang ada.

“PT Angkasa Pura II tengah berkoordinasi dengan Kemenhub mengenai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis terkait Permenhub tersebut untuk kemudian kami akan menyesuaikannya dengan pola operasional di seluruh bandara," jelas Yado dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/4/2020).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pastinya, bandara tetap beroperasi untuk melayani penerbangan kargo dan sejumlah penerbangan khusus,” ujar dia.

Baca juga: Maskapai Dilarang Angkut Penumpang, Refund Tiket Bakal Diberi Voucher

Saat ini Angkasa Pura II mengelola 19 bandara, yaitu Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta), Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Bandara Internasional Kualanamu (Deli Serdang), Bandara Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), dan Bandara Silangit (Tapanuli Utara).

Lalu, Bandara Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Bandara Supadio (Pontianak), Bandara Banyuwangi, dan Bandara Radin Inten II (Lampung).

Kemudian, Bandara Husein Sastranegara (Bandung), Bandara Depati Amir (Pangkalpinang), Bandara Sultan Thaha (Jambi), Bandara HAS Hanandjoeddin (Belitung), Bandara Tjilik Riwut (Palangkaraya), dan Bandara Internasional Jawa Barat (Majalengka).

Selanjutnya, Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Bandara Sultan Iskandar Muda (Aceh), dan Bandara Minangkabau (Padang).

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X