BEI Catat Realisasi Buyback Saham Senilai Rp 876 Miliar

Kompas.com - 24/04/2020, 16:01 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu.
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai buyback saham hingga saat ini mencapai Rp 876 miliar atau telah terealisasi 4,5 persen dibandingkan rencana nilai buyback saham Rp 19,3 triliun.

“Terkait implementasi kebijakan buyback saham tanpa RUPS sampai dengan 23 April 2020 total prusahaan tercatat yang berencana untuk melakukan buyback saham sebanyak 65 perusahaan,” kata Inarno Djajadi selaku Direktur Utama BEI dalam video conference, Jumat (24/4/2020).

Pembelian kembali atau buyback saham oleh emiten perusahaan publik tanpa dilakukan persetujuan RUPS berdasarkan SE OJK No.3/ SEOJK.04/2020.

Baca juga: Larangan Mudik, Pesawat Komersil Masih Bisa Angkut Penumpang di Luar Wilayah PSBB

SE OJK tersebut menjelaskan, saham yang dapat dibeli kembali lebih dari 10 persen dari modal yang disetor dan paling banyak 20 persen dari modal disetor dengan ketentuan paling sedikit yang beredar 7,5 persen dari modal disetor.

Adapun perusahaan yang berkomitmen untuk melakukan buyback saham seperti 12 perusahaan BUMN yang berkomitmen melakukan buyback saham senilai Rp 10,1 triliun. Sementara 35 perusahaan non BUMN yang berkomitmen melakukan buyback saham, senilai Rp 9,1 triliun.

Saat ini, perusahaan BUMN yang sudah melakukan buyback saham sebanyak 7 perusahaan dengan realisasi Rp 181,6 miliar. Sementara perusahaan non BUMN yang sudah melakukan buyback saham sebanyak 35 perusahaan dengan nilai realisasi Rp 694,4 miliar.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Ada 26 Perusahaan Melantai di Bursa Saham



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Utamakan Vaksin Covid-19 dari China

Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Utamakan Vaksin Covid-19 dari China

Whats New
Optimisme Pemulihan Ekonomi Dorong Rupiah Ditutup Menguat Sore Ini

Optimisme Pemulihan Ekonomi Dorong Rupiah Ditutup Menguat Sore Ini

Whats New
Erick Thohir: Pertama Kalinya Saham-saham BUMN Lebih Tinggi dari LQ45

Erick Thohir: Pertama Kalinya Saham-saham BUMN Lebih Tinggi dari LQ45

Whats New
Jumlah Pelanggan Melonjak di Tengah Pandemi, Netflix Raup Pendapatan Rp 350 Triliun

Jumlah Pelanggan Melonjak di Tengah Pandemi, Netflix Raup Pendapatan Rp 350 Triliun

Whats New
Minim Landasan Hukum, Proses Akuisisi Saham KCI oleh MRT Akan Makan Waktu Lama

Minim Landasan Hukum, Proses Akuisisi Saham KCI oleh MRT Akan Makan Waktu Lama

Whats New
IHSG Sore Ini Ditutup Menguat 1,7 Persen

IHSG Sore Ini Ditutup Menguat 1,7 Persen

Whats New
MITJ Tidak Bisa Kelola Dana Subsidi KRL

MITJ Tidak Bisa Kelola Dana Subsidi KRL

Whats New
Watson dan Grab Berkolaborasi Kembangkan Bisnis di Asia Tenggara

Watson dan Grab Berkolaborasi Kembangkan Bisnis di Asia Tenggara

Rilis
Kritik Proyek Infrastruktur yang Didanai SBSN, Bappenas: Ada yang Kinerjanya Tak Optimal

Kritik Proyek Infrastruktur yang Didanai SBSN, Bappenas: Ada yang Kinerjanya Tak Optimal

Whats New
Erick Thohir Bantah Ada Chip di Dalam Vaksin Covid-19

Erick Thohir Bantah Ada Chip di Dalam Vaksin Covid-19

Whats New
Erick Thohir: Merek dan Jenis Vaksin Covid-19 Mandiri Akan Berbeda dengan yang Gratis

Erick Thohir: Merek dan Jenis Vaksin Covid-19 Mandiri Akan Berbeda dengan yang Gratis

Whats New
Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Turun Berasal dari Penerima Upah dan Jasa Konstruksi

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Turun Berasal dari Penerima Upah dan Jasa Konstruksi

Whats New
RCEP Diprediksi Dongkrak 20 Persen Investasi ke RI

RCEP Diprediksi Dongkrak 20 Persen Investasi ke RI

Whats New
Tingkatkan Ekspor, Indonesia Perlu Manfaatkan China

Tingkatkan Ekspor, Indonesia Perlu Manfaatkan China

Whats New
Menaker: Pengelolaan Dana Investasi BPJS Ketenagakerjaan Ketat dan Dipagari Regulasi

Menaker: Pengelolaan Dana Investasi BPJS Ketenagakerjaan Ketat dan Dipagari Regulasi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X