[POPULER MONEY SEPEKAN] Kartu Prakerja | Pencopotan Refly Harun dari Komut Pelindo I

Kompas.com - 26/04/2020, 06:30 WIB
Petugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). Pemprov Jawa Timur membuka 56 posko yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur untuk memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 dalam mendaftar program Kartu Prakerja. ANTARA FOTO/Moch Asim/wsj. ANTARA FOTO/Moch AsimPetugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). Pemprov Jawa Timur membuka 56 posko yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur untuk memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 dalam mendaftar program Kartu Prakerja. ANTARA FOTO/Moch Asim/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendaftaran Kartu Prakerja menjadi topik hangat sepanjang pekan ini. Hal ini karena pemerintah membuka pendaftaran Kartu Prakerja gelombang kedua serta pengumuman gelombang pertama.

Sementara itu berita lain yang juga terpopuler adalah soal pencopotan Pakar Hukum tata Negara Refly Harun dari jabatan Komisaris Utama Pelindo I. Berikut adalah daftar berita terpopuler sepekan ini di kanal Money. 

1. Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 2 Dibuka, Simak Caranya

Pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang kedua resmi dibuka hari ini, Selasa (21/4/2020). Sebelumnya, pendaftaran Kartu Prakerja gelombang II dijadwalkan Senin (20/4/2020) kemarin.

Mundurnya pendaftaran tersebut menurut Direktur Komunikasi Program Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky karena pihaknya masih dalam proses verifikasi data penerima manfaat Kartu Prakerja gelombang pertama.

"Gelombang kedua jadinya besok (hari ini-red), karena kami masih dalam proses mengolah data untuk gelombang pertama," ujar Panji dalam video conference, Senin.

Hingga Kamis lalu, terdapat 5,96 juta orang yang telah melakukan registrasi program kartu prakerja dengan 4,42 yang sudah melalui tahap verifikasi e-mail. Selengkapnya silakan baca di sini.

2. Mudik Resmi Dilarang, Angkutan Umum dan Pribadi Tidak Boleh Keluar Zona Merah

Pemerintah resmi melarang pelaksanaan mudik Lebaran 2020, guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) ke berbagai daerah. Larangan ini disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas hari ini, Selasa (21/4/2020).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan skema dan aturan pelaksanaan larangan tersebut. Adapun skema yang disiapkan adalah pembatasan lalu lintas. Angkutan umum dan kendaraan pribadi dilarang untuk keluar dari zona merah Covid-19.

“Kendaraan angkutan umum, kendaraan pribadi, sepeda motor tidak boleh keluar masuk zona merah,” kata Budi dalam keterangan tertulis, Selasa.

Lebih lanjut, Budi menegaskan pihaknya tidak akan menutup akses jalan antar wilayah, sebab pemerintah tidak melarang angkutan barang dan logistik untuk beroperasi. Selengkapnya silakan baca di sini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X