KILAS

Terkait Program ATM Pertanian Si Komandan, Mentan SYL Apresiasi KSAD

Kompas.com - 26/04/2020, 16:39 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat mengunjungi Markas Komando Distrik Militer (Makodim) Depok 0508 untuk melihat langsung program bantuan beras melalui ATM Pertanian Si Komandan, Minggu (26/4/2020). DOK. Humas Kementerian Pertanian RIMenteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat mengunjungi Markas Komando Distrik Militer (Makodim) Depok 0508 untuk melihat langsung program bantuan beras melalui ATM Pertanian Si Komandan, Minggu (26/4/2020).

KOMPAS.com - Menteri Pertanian ( Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengapresiasi dukungan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa yang mau menjadikan 10 Makodim sebagai tempat program ATM Pertanian Si Komandan.

Melalui program itu rakyat terdampak Covid-19 yang belum terjamaah bantuan dari pemerintah pusat dan daerah bisa mendapatkan beras secara gratis.

"Saya dan KSAD berusaha menyentuh orang-orang, para dhuafa yang mungkin belum pernah menerima bantuan di dekat sekitar kita. ATM ini sehari diperuntukkan untuk 1.000 penerima, setiap kali kartu digesek akan keluar beras 1,5 kilogram, " ungkap SYL.

Hal tersebut dikatakan Mentan SYL saat mengunjungi Markas Komando Distrik Militer (Makodim) Depok 0508, Jawa Barat, Minggu (26/4/2020).

Di sini Mentan melihat langsung program bantuan beras melalui ATM Pertanian Si Komandan berjalan dengan baik.

Baca juga: Tingkatkan Kinerja Pertanian dari Hulu ke Hilir, Mentan Minta Petani dan Pimpinan Daerah Manfaatkan KUR

Mentan SYL mengatakan progam ATM Beras ini merupakan kerja sama antara Kementerian Pertanian (Kementan), TNI dan beberapa Mitra.

"Ini adalah bentuk keterpanggilan untuk menghadirkan negara, hadirnya kebersamaan, kebangsaan disaat pandemi Covid-19 seperti ini rakyat membutuhkan itu," kata SYL, seperti dalam keterangan tertulisnya. 

Covid-19 menurut SYL bukan hanya urusan kesehatan tapi juga mengenai kehidupan. Pasalanya, pada saat pandemi salah satu yang menjadi masalah adalah ketersediaan dan akses pangan bagi masyarakat yang kurang mampu,

Lebih lanjut SYL mengungkapkan bahwa sudah banyak bantuan yang disampaikan pemerintah baik melalui Kementerian Sosial, pemerintah daerah maupun pihak lainnya.

Namun program ATM Beras ini, menurut SYL, akan menyasar pihak-pihak yang belum mendapatkan manfaat bantuan saat pandemi Covid-19.

Baca juga: Mentan: Ekspor Pertanian Saat Pandemi Covid-19 Harus Meningkat

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X