Dianggap Mendisrupsi Bisnis Guru Bimbel, Ini Respon Pendiri Ruangguru

Kompas.com - 26/04/2020, 17:21 WIB
Ilustrasi guru, Hari Guru Nasional ShutterstockIlustrasi guru, Hari Guru Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika teknologi dan jaringan internet semakin berkembang maju, banyak sektor bisnis yang terdisrupsi. Sebagian bisa menyesuaikan dengan zaman, sebagian lagi semakin tertinggal dan akhirnya tak bisa bertahan.

Sektor transportasi seperti kemunculan ojek dan taksi online di Indonesia seringkali salah satu yang paling menyita perhatian dan dijadikan tolak ukur disrupsi bisnis.

Bidang usaha lain di Indonesia yang tak luput dari disrupsi yakni bidang pendidikan. Lanskap bisnis dalam urusan kegiatan belajar mengajar ini juga mulai harus menyesuaikan dengan masifnya penetrasi teknologi, seperti kehadiran Ruangguru dan aplikasi pendidikan lain yang dikembangkan beberapa startup.

Munculnya sejumlah platform belajar online seperti Ruangguru, dinilai banyak pihak, membuat banyak usaha bimbingan belajar (bimbel) dan les privat yang sebagian besar dijalankan sebagai usaha sampingan profesi guru ini tersaingi.

Baca juga: Pendiri Ruangguru Beberkan Aliran Dana Rp 5,6 Triliun Kartu Prakerja

Iman Usman, Co-Founder dan Chief of Product and Partnership (CPO) Ruangguru, tak sepakat jika platform seperti yang dirintis perusahaannya malah menggusur pekerjaan para guru bimbel dan les privat.

"Justru dengan platform ruangles, (guru les) bisa terbantu. Karena jadi membukakan akses bagi mereka ke market (di luar sebatas kenalan saja)," terang Iman seperti dikutip dari akun Instagramnya, Minggu (26/4/2020).

Menurut dia, meski menyasar konsumen yang sama yakni pelajar, platform pembelajaran online tak serta merta menggeser keberadaan bisnis bimbel dan les yang dijalankan secara konvensional.

"Sementara platform Ruangbelajar sifatnya adalah pelengkap, dan justru kalau dari profil pengguna Ruangguru, mayoritas pengguna Ruangguru itu justru nggak pernah les seumur hidupnya," kata Iman.

Baca juga: Menelusuri Pemilik Saham Ruangguru Pte Ltd Singapura yang Diklaim Milik Belva

Dirinya menampik jika banyak guru les privat dan bimbel yang kehilangan sumber pendapatannya karena kemunculan platform-platform pembelajaran berbasis online.

"Jadi nggak ngambil jatah kerjaannya siapa-siapa," tegas Iman.

Ruangguru adalah perusahaan teknologi di Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan. Ruangguru mengembangkan berbagai layanan belajar berbasis teknologi, termasuk layanan kelas virtual.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X