Ini 5 Tips dari Sandiaga Uno untuk UMKM di Tengah Virus Corona

Kompas.com - 27/04/2020, 18:00 WIB
Sandiaga Uno ketika berkunjung ke gerai kedua Saturdays di mal Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2/2020). KOMPAS.com/Nabilla TashandraSandiaga Uno ketika berkunjung ke gerai kedua Saturdays di mal Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wabah virus corona yang hingga saat ini masih belum selesai, bukan hanya terjadi oleh Indonesia, tetapi juga hampir semua negara di dunia.

Founder OK OCE dan Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, akibat dari pandemi ini bukan hanya membuat ketidakpastian keuangan negara, tetapi juga keuangan keluarga maupun usaha kecil mikro dan menengah ( UMKM).

Ia menyebut, 67 persen ekonomi keluarga yang semakin hari semakin memburuk.

Baca juga: Pandemi Corona, Pelaku UMKM Bisa Ikut Pelatihan Online

"Saat ini ada 67 persen ekonomi keluarga yang semakin hari semakin memburuk bahkan kalau dilihat dari tanggal 25 Maret yang lalu itu jumlahnya baru sekitar 38 persen," ujarnya dalam diskusi virtual yang dilakukan bersama Dompet Dhuafa, Senin ( 27/4/2020).

Oleh sebab itu, lanjut dia, ada lima prinsip yang bisa dilakukan UMKM dalam menghadapi situasi pandemi.

"Pertama, cash is king atau uang tunai adalah raja. Dalam ekonomi yang keadaanya seperti sekarang kita harus amankan likuiditas kita dan pastikan kita mampu untuk bertahan sebagai usaha UMKM," ujar Sandiaga.

Kedua, lanjut dia, adapt to the new normal atau beradaptasi dengan kondisi normal yang baru.

Baca juga: UMKM Ingin Ajukan Keringanan Kredit ke Fintech? Ini Kriterianya

Sandiaga berpendapat dengan keadaan ekonomi yang saat ini penuh ketidakpastian, UMKM harus mampu beradaptasi dan melihat celah hal apa saja yang bisa dilakukan.

"Misalnya di keadaan seperti ini, bisa mencoba usaha susu jahe atau mencoba membuat penjadwalan ulang biaya yang tidak terlalu penting. Selain itu, kita juga harus mutakhirkan rencana keuangan kita saat ini dan tiga bulan ke depan," katanya.

Ketiga, survive through ecosystem atau bertahan hidup melalui ekosistem, kemudian invest in this time atau berinvestasi, dan terakhir, be calm in the storm atau tetap tenang.

"Walaupun kita harus waspada dan khawatir tapi kita juga harus pastikan bisa tetap tenang dalam keadaan krisis seperti ini. Kita harus yakin badai ini bisa kita hadapi dengan ridho Allah, tetap semangat dan dekatkan diri dengan Allah," ucap Sandiaga.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X