Sembuh dari Covid-19, Budi Karya Sumadi Siap Donorkan Plasma Darah

Kompas.com - 27/04/2020, 19:28 WIB
 Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di lingkungan Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019). KOMPAS.com/Devina Halim Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di lingkungan Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi siap mendonorokan plasma darahnya untuk penelitian vaksin virus corona atau Covid-19.

Hal ini disampaikan Budi setelah ia dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Budi mengatakan, ia bersedia mendonorkan plasma darahnya kepada Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto untuk keperluan penanganan Covid-19.

Baca juga: Masih Diisolasi, Menhub: Saya Sudah Kangen Sekali

"Plasma darah saya sudah dimandatkan oleh RSPAD, dan saya mau. Anytime saya diminta darahnya," kata Budi dalam konferensi pers virtual, Senin (27/4/2020).

Menurut pria yang akrab disapa BKS itu, plasma darah pasien yang berhasil sembuh Covid-19 menjadi penting bagi para dokter untuk menemukan vaksin dari virus tersebut.

Ketika diminta RSPAD Gatot Subroto untuk mendonorkan plasma darahnya, Budi mengaku tidak perlu berpikir panjang menerima permintaan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena saya tahu itu berguna untuk masyarakat," kata Budi.

Baca juga: Budi Karya Sumadi: Kesembuhan Ini adalah Suatu Mukjizat bagi Saya

Sebagaimana diketahui, Budi dinyatakan positif Covid-19 pada 13 Maret 2020. Setelah itu, ia dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Setelah dirawat selama 17 hari, atau tepat pada 31 Maret 2020, Budi dipersilahkan untuk menjalani rawat jalan di rumah dinasnya.

Wakil Kepala RS Kepresidenan RSPAD Gatot Subroto Albretus Budi Sulistya memastikan, Budi telah terbebas dari Covid-19. Kepastian ini didapat setelah Budi menjalani dua kali pemeriksaan PCR.

"Sampai saat ini sudah dua kali pemeriksaan PCR dan dinyatakan negatif Covid-19. Artinya dari kriteria kesembuhan, beliau sudah negatif (dari Covid-19)," ucap Budi Sulistya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.