Kompas.com - 28/04/2020, 05:03 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi saat melakukan pengecekan kesiapan di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3/2020). ANTARA FOTO/DEDHEZ ANGGARAMenhub Budi Karya Sumadi saat melakukan pengecekan kesiapan di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com  - Budi Karya Sumadi mengaku masih memerlukan penyesuaian terlebih dahulu setelah resmi dinyatakan sembuh dari Covid-19 untuk kembali menjabat penuh sebagai menteri perhubungan.

Pasca dinyatakan negatif Covid-19, Budi masih perlu melakukan beberapa latihan terlebih dahulu oleh tim dokter RSPAD Gatot Subroto.

"Insya Allah tanggal 5 Mei nanti itu efektif (bekerja penuh sebagai menteri perhubungan). Saya perlu exercise dulu," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (28/4/2020).

Baca juga: Budi Karya: Pak Luhut Penyelamat Saya...

Menurut dia, dirinya telah memberikan surat keterangan sehat dari dokter yang merawatnya, yakni dr. Budi dan dr. Nyoto dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) ke kantor Sekretariat Negara (Setneg).

“Setneg sudah meminta surat, sudah ditanya kapan nyambut gawe maneh (kembali bekerja),” ucap Budi.

Meski belum bertugas penuh sebagai menteri perhubungan, pria yang akrab disapa BKS itu memastikan dirinya sudah melakukan berbagai rapat koordinasi dengan seluruh eselon di Kementerian Perhubungan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya sudah rapat 7 kali dengan 7 sektor," katanya.

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu juga bercerita mengenai rapat terbatas perdana yang ia hadiri setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Dalam rapat tersebut, semula Budi diminta Presiden Joko Widodo untuk menjadi peserta. Namun, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta Budi untuk mempresentasikan bahan menteri perhubungan.

"Maka yang presentasi saya," katanya.

Budi pun mengaku siap nantinya merumuskan berbagai kebijakan sektor perhubungan selama masa pandemi Covid-19.

"Saya sudah seminggu dengan teman-teman itu rapat, saya ngerti semua tentang perhubungan," ucapnya.

Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Budi Karya Sumadi Siap Donorkan Plasma Darah

BKS dirawat  tim medis RSPAD secara intensif setelah terinfeksi Covid-19. Selain itu dia juga memiliki penyakit bawaan yang telah diderita sejak lama, yakni penyakit asma.

Budi Karya sendiri dikenal sebagai menteri yang rajin bekerja dan tidak kenal waktu libur meski di hari Sabtu dan Minggu.

Saat mendapatkan perawatan, peran Menhub Budi Karya digantikan sementara oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan sebagai Menhub ad-interim.

Baca juga: Setelah 2 Kali Tes PCR, Budi Karya Dinyatakan Negatif Covid-19



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.