Kompas.com - 30/04/2020, 08:50 WIB
Menteri koperasi dan UKM Teten Masduki saat diwawancarai media usai pembukaan pameran Indocraft 2020 di Jakarta, Rabu (11/3/2020). KOMPAS.com/ELSA CATRIANAMenteri koperasi dan UKM Teten Masduki saat diwawancarai media usai pembukaan pameran Indocraft 2020 di Jakarta, Rabu (11/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah sepakat untuk mengucurkan bantuan likuiditas khusus kepada koperasi simpan pinjam yang mengalami kesulitan di tengah pandemi COVID-19.

“Untuk koperasi, tadi sudah disepakati ada dana likuiditas yang akan dikucurkan lewat LPDB KUMKM yang diperuntukkan bagi koperasi simpan pinjam yang mengalami kesulitan pembiayaan,” ujar Kementerian Koperasi dan UKM, Teten Masduki dalam keterangan resmi, Rabu (30/4/2020).

Teten juga mengatakan di tengah pandemi saat ini banyak koperasi yang melaporkan kesulitan operasional karena anggotanya tidak sanggup membayar cicilan dan banyak juga yang sekarang menarik simpanan di koperasi simpan pinjam.

“Ini nanti bisa mengajukan pinjaman ke LPDB KUMKM nanti LPDB bisa menggunakan jaminan perlindungan kredit Jamkrindo dan Askrindo,” katanya.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Koperasi Tunggu Gebrakan Pemerintah

Namun Teten menegaskan akan ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh koperasi simpan pinjam ketika mengajukan pembiayaan ke Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

“Kami juga harus memastikan seluruh dana likuiditas untuk koperasi simpan pinjam itu juga tepat sasaran kepada koperasi yang betul-betul sehat,” kata Teten.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hingga saat ini ada sekitar 60.606.000 pelaku usaha termasuk koperasi yang belum tercatat sebagai nasabah perbankan.

Pelaku usaha tersebut nanti akan diberikan kesempatan dan peluang untuk mendapatkan fasilitas kredit melalui kredit UMi maupun Mekaar.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.