Kompas.com - 30/04/2020, 15:47 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu.
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona hijau pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (30/4/2020).

Melansir data RTI, IHSG ditutup pada level 4.716,4 atau naik 149 poin (3,26 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 4.567,32.

Sebanyak 258 saham melaju di zona hijau dan 136 saham di zona merah. Sedangkan 146 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 10,3 triliun dengan volume 8,86 miliar saham.

Baca juga: Imbas Corona, Jumlah Iklan Lowongan Kerja Anjlok 75 Persen di April 2020

Indeks Asia bergerak positif, dimana indeks indeks komposit Nikkei Tokyo berhasil naik 2,14 persen, indeks Shanghai yang naik 1,33 persen, dan indeks Strait Times Singapura juga menguat 2,03 persen.

Namun demikian, bursa saham Eropa sore ini dibuka negatif. Indeks FTSE turun sebesar 0,29 persen, disusul oleh indeks Xetra Dax yang turun 0,13 persen.

Sementara top gainers sore ini antara lain saham Bank BTPN Syariah (BTPS) yang meroket 14,6 persen atau Rp 2.190 per saham. Saham Bank Mandiri (BMRI) juga melesat 11,5 persen dengan harga per saham Rp 4.460 dilanjutkan oleh saham Bank BNI (BBNI) yang melambung 9,04 persen dengan harga per saham Rp 4.100.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun top losers sore ini antara lain, saham Indosat (ISAT) yang turun 4,4 persen dengan harga per saham Rp 2.150. Saham Indofood (INDF) juga melorot 2,25 persen dengan harga per saham Rp 6.525. Selanjutnya saham Kalbe Farma (KLBF) yang juga merosot 2,04 persen dengan harga per saham Rp 1.440.

Baca juga: Bappenas: Kita Sedang Menghadapi Tantangan Terberat Setelah Krisis 1998

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manfaatkan Teknologi, Pembudidaya Ikan di Tulungagung Bisa Jual 35 Ton Ikan Per Bulan

Manfaatkan Teknologi, Pembudidaya Ikan di Tulungagung Bisa Jual 35 Ton Ikan Per Bulan

Whats New
Pemerintah Akan Alihkan Dana Penanganan Covid-19 dari DAU dan DBH Untuk Program Lain

Pemerintah Akan Alihkan Dana Penanganan Covid-19 dari DAU dan DBH Untuk Program Lain

Whats New
 BEI: 26 Perusahaan Antre IPO, 16 di antaranya Beraset di Atas Rp 250 Miliar

BEI: 26 Perusahaan Antre IPO, 16 di antaranya Beraset di Atas Rp 250 Miliar

Whats New
Tak Hanya Evergrande, Kian Banyak Pengembang Properti China Alami Gagal Bayar Utang

Tak Hanya Evergrande, Kian Banyak Pengembang Properti China Alami Gagal Bayar Utang

Whats New
Mau Dapat Suku Bunga Tabungan 9,5 Persen? Ini Syaratnya

Mau Dapat Suku Bunga Tabungan 9,5 Persen? Ini Syaratnya

Spend Smart
Penumpang KRL Diminta Cek KRL Access dan Hindari Jam Sibuk

Penumpang KRL Diminta Cek KRL Access dan Hindari Jam Sibuk

Whats New
12 Temuan Ombudsman Terkait Tata Kelola Cadangan Beras Pemerintah

12 Temuan Ombudsman Terkait Tata Kelola Cadangan Beras Pemerintah

Whats New
Pemerintah Terapkan PPKM Level 1 di 18 Kabupaten/Kota Luar Jawa-Bali, Ini Wilayahnya

Pemerintah Terapkan PPKM Level 1 di 18 Kabupaten/Kota Luar Jawa-Bali, Ini Wilayahnya

Whats New
Pertamina Bongkar Aksi Penimbunan BBM Bersubsidi di Kabupaten Semarang

Pertamina Bongkar Aksi Penimbunan BBM Bersubsidi di Kabupaten Semarang

Rilis
PPKM Diperpanjang, Tempat Bermain Anak Boleh Dibuka, Usia di Bawah 12 Tahun Boleh ke Tempat Wisata

PPKM Diperpanjang, Tempat Bermain Anak Boleh Dibuka, Usia di Bawah 12 Tahun Boleh ke Tempat Wisata

Whats New
Pariwisata Bali Dibuka Lagi, Pengusaha Berharap Okupansi Hotel Naik

Pariwisata Bali Dibuka Lagi, Pengusaha Berharap Okupansi Hotel Naik

Whats New
Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa-Bali hingga 8 November 2021

Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa-Bali hingga 8 November 2021

Whats New
BTN Minta Nasabah Segera Tukar Kartu Debit Berbasis Magnetik

BTN Minta Nasabah Segera Tukar Kartu Debit Berbasis Magnetik

Whats New
Mendag Bakal Evaluasi HET Beras

Mendag Bakal Evaluasi HET Beras

Whats New
Ombudsman Minta Kemendag Evaluasi HET Beras

Ombudsman Minta Kemendag Evaluasi HET Beras

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.