Dampak Covid-19, Koperasi Simpan Pinjam Akan Dapat Bantuan Likuiditas

Kompas.com - 01/05/2020, 07:06 WIB
Ilustrasi simpanan THINKSTOCKSIlustrasi simpanan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah bakal mengucurkan bantuan likuiditas khusus kepada koperasi simpan pinjam yang mengalami kesulitan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, dalam rapat terbatas telah disepakati untuk koperasi akan diberi dana likuiditas.

“Untuk koperasi sudah disepakati ada dana likuiditas yang akan dikucurkan lewat LPDB KUMKM bagi koperasi simpan pinjam yang mengalami kesulitan pembiayaan,” kata Teten dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5/2020).

Baca juga: Pemerintah Akan Kucurkan Bantuan Likuiditas bagi Koperasi

Teten mengatakan, di tengah pandemi virus corona, saat ini banyak koperasi yang melaporkan kesulitan operasional.

Sebab, para anggotanya tidak sanggup membayar cicilan dan banyak juga yang sekarang menarik simpanan di koperasi simpan pinjam.

“Ini nanti bisa mengajukan pinjaman ke LPDB KUMKM nanti LPDB bisa menggunakan jaminan perlindungan kredit Jamkrindo dan Askrindo,” ungkap Teten.

Namun demikian Teten menegaskan akan ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh koperasi simpan pinjam ketika mengajukan pembiayaan ke Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM yang merupakan BLU di bawah Kementerian Koperasi dan UKM.

“Kami juga harus memastikan seluruh dana likuiditas untuk koperasi simpan pinjam itu juga tepat sasaran kepada koperasi yang betul-betul sehat,” sebut Teten.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Koperasi Tunggu Gebrakan Pemerintah

Tercatat hingga saat ini ada sekitar 60.606.000 pelaku usaha termasuk koperasi yang belum tercatat sebagai nasabah perbankan.

Adapun mereka akan diberikan kesempatan untuk mendapatkan fasilitasi kredit bagi melalui kredit UMi maupun Mekaar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.