Hindari Stres Keuangan, Terapkan 3 Cara Hemat Ini Sehabis Gajian

Kompas.com - 03/05/2020, 13:25 WIB
Ilustrasi gaji, rupiah ShutterstockIlustrasi gaji, rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengatur uang di tengah situasi pandemi corona bisa dibilang menjadi tantangan tersendiri.

Sebab, berdiam diri di rumah, bekerja dan beribadah dari rumah tak menjamin pengeluaran Anda lebih hemat. Justru yang terjadi bisa sebaliknya, pengeluaran bisa lebih besar daripada pemasukan.

Faktor penyebabnya beragam, misalnya godaan belanja online, keasyikan main game online hingga keseringan pesan makanan dan minuman manis kekinian.

Baca juga: Siasat Belanja Anti-Boros Pakai Promo Kartu Kredit di Bulan Ramadhan

Namun, semua itu bisa di kendalikan dengan cara menghemat uang gaji dan mengatur pengeluaran dengan bijak.

Berhemat adalah cara yang bisa dilakukan agar finansial tetap sehat selama masa berdiam diri di rumah. Ingat, jangan sampai keuangan jadi berantakan gara-gara kelamaan #dirumahaja.

Jadi, mulai saat ini selain menjaga kesehatan dan kebersihan, Anda juga harus bisa menjaga kesehatan finansial. Selain itu, apapun situasi keuangan Anda saat ini, usahakan untuk tetap bersyukur.

Agar gajian awet, terapkan strategi berhemat anti stres dengan cara sederhana, seperti dikutip dari Cermati.com, Minggu (3/5/2020).

1. Buat To-Do List Sehabis Gajian

Kunci kesuksesan mengatur uang dimulai dengan membiasakan diri membuat catatan rencana keuangan atau to-do list sehabis gajian. Tujuannya, Anda bisa mengetahui dengan jelas alokasi semua pengeluaran bulanan dengan baik.

Cara ini akan efektif membantu Anda untuk menjadi lebih mindful ketika mengeluarkan uang. Tak perlu bingung harus mulai dari mana.

Baca juga: 5 Tips Mengelola Gaji yang Dipotong Saat Pandemi Corona

Berikut contoh to-do list keuangan bulanan yang bisa Anda tiru.

  • Bujet uang bulanan untuk dikirim ke orang-tua (khusus bagi sandwich generation)
  • Bujet bayar tagihan bulanan (cicilan kartu kredit, asuransi, KPR, kredit motor/mobil)
  • Bujet belanja kebutuhan pokok, termasuk biaya data internet dan pulsa

 

  • Bujet biaya sekolah anak (bagi yang sudah berkeluarga)
  • Bujet donasi, zakat dan sedekah di bulan Ramadhan
  • Bujet dana tabungan dan investasi
  • Bujet opsional: biaya hiburan diri seperti belanja atau pesan makanan enak online

2. Usahakan Tetap Menabung dan Investasi

Di saat Anda mengalami situasi yang penuh dengan ketidakpastian, seperti halnya kapan wabah virus Covid-19 ini akan berakhir, jangan putus asa. Tetap fokus dengan tujuan keuangan Anda.

Misalnya, Anda memiliki tujuan keuangan jangka pendek seperti mudik dan liburan akhir tahun bersama keluarga setelah wabah corona usai, jadi tetaplah menabung untuk mewujudkan tujuan keuangan tersebut.

Bagi Anda yang memiliki penghasilan bulanan tetap dan pekerjaan Anda dalam kondisi aman alias tidak terdampak virus Covid19, bersyukurlah. Tetap jaga kesehatan, tetap menabung, investasi dan perkuat simpanan dana darurat.

Baca juga: Perhatikan Ini, Jika Ingin Investasi Emas Saat Pandemi Covid-19

Namun, bagi Anda yang pemasukan terdampak, seperti gaji terpaksa dipotong atau baru saja terkena PHK. Tak perlu berkecil hati.

Bangun kembali semangat Anda untuk mencari sumber penghasilan baru atau tambahan agar keuangan kembali sehat.

Jangan lupa, usahakan untuk menyisihkan dana untuk tabungan, investasi dan dana darurat meskipun porsinya sedikit.

3. Terapkan Hidup Sehat dan Hemat

Penyebaran virus corona membuat kita semua sadar pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan. Selalu jaga kesehatan Anda dan keluarga.

Biasakan diri mengkonsumsi makanan bergizi, rajin cuci tangan dan berolah-raga.

Biar hemat selama di rumah saja, cobalah memasak sendiri. Isi waktu luang dengan hal positif dan bermanfaat seperti memasak hingga membuat kue atau kopi dalgona yang lagi sedang hits ketimbang beli makan dan jajan kopi delivery setiap hari.

Baca juga: Catat, Ini 8 Cara agar Hemat di Tengah Virus Corona

Keuangan Anda bisa-bisa minus. Jangan sampai ketagihan bayar pakai pay later terus-terusan untuk beli makanan, minuman dan jajanan enak. Padahal, kebiasaan beli makan diluar belum tentu sehat lho.

 

Mulai imbangi dengan memasak sendiri. Buatlah catatan menu makanan selama seminggu, pilihlah menu yang mudah dimasak dan bergizi.

Sesekali, Anda bisa memanjakan diri, ketika lagi ngidam alias pengen makan-makanan enak menu restoran favorit, Anda bisa pesan online. Ingat, jangan khilaf jajan ya!

Biar sehat, luangkan waktu berjemur agar tubuh mendapat asupan alami vitamin D. Lakukan antara pukul 10 pagi hingga 11 pagi.

Lalu, perbanyak minum air putih, dan makan buah-buahan serta rutin berolah-raga ringan seperti yoga, zumba atau latian cardio ringan selama di rumah.

Baca juga: Ada Virus Corona, Begini Cara Hemat Pengeluaran Selama Ramadhan

Prinsipnya, beli dan belanja sesuai kebutuhan

Latih diri Anda agar terbiasa untuk membeli barang atau belanja sesuai dengan kebutuhan.

Segera temukan faktor penyebab kenapa pengeluaran lebih besar saat berada di rumah. Bila perlu, stop cuci mata belanja online di e-commerce.

Berfokuslah pada tujuan keuangan dan perlahan lunasi utang yang Anda miliki agar hidup jadi lebih tenang dan terhindar dari stres keuangan.

 

Artikel ini merupakan kerja sama Kompas.com dan Cermati.com. Isi sepenuhnya merupakan tanggung jawab Cermati.com.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X