Kompas.com - 03/05/2020, 13:52 WIB
Sejumlah warga mengantre untuk mendapatkan beras gratis dengan ATM Pertanian Sikomandan di Kodim 0508/Depok, Jawa Barat, Minggu (26/4/2020). Kementerian Pertanian menyediakan ATM beras gratis di sejumlah Kodim di wilayah Jabodetabek berkapasitas 1,5 ton beras per harinya untuk 1.000 warga sebagai upaya membantu masyarakat yang terkena terdampak COVID-19. ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHASejumlah warga mengantre untuk mendapatkan beras gratis dengan ATM Pertanian Sikomandan di Kodim 0508/Depok, Jawa Barat, Minggu (26/4/2020). Kementerian Pertanian menyediakan ATM beras gratis di sejumlah Kodim di wilayah Jabodetabek berkapasitas 1,5 ton beras per harinya untuk 1.000 warga sebagai upaya membantu masyarakat yang terkena terdampak COVID-19.

Data tersebut juga yang digunakan Kementan mengenai produksi padi dan data yang sama dengan data yang selama ini digunakan BPS.

"Karena setiap bulan setelah kami amati melalui KSA (Kerangka Sample Area) langsung kami kirim ke Kementan melalui Pusdatin Kementan,” jelasnya.

Kadarmanto pun menyebut pihaknya bersepakat dengan kualitas data yang dimiliki Pusdatin.

"Setiap bulan kami selalu berkoordinasi dengan mereka," ujarnya.

Dia menjelaskan, data yang sama juga dikirim kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) dan sejumlah lembaga negara lainnya sebagai komitmen Satu Data yang disepakati pada Desember 2019 lalu.

Baca juga: Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional, Kementan Kucurkan Bantuan Padat Karya

“Jadi kami selalu berkoordinasi dengan Pusdatin Kementan dan atau kementerian lembaga lainnya terkait update data pangan dan lainnya" katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dukungan untuk memperbaiki sistem distribusi

Sementara itu, Kadarmanto juga mendukung upaya kementan untuk memperbaiki sistem distribusi yang selama ini dinilai menjadi pemicu defisit pangan.

Untuk itu, dia juga mengharapkan Kementan melakukan pengecekan Delta Stok di gudang-gudang pangan Indonesia.

"Jadi kalau saya perhatikan perlu dicek di Delta Stock dan memperbaiki pola distribusi. Sehingga, ini bisa digunakan sebagai acuan ketersediaan,” jelasnya.

Baca juga: Pastikan Kebutuhan Pokok Aman, Kementan Perbaiki Alur Distribusi

Menurutnya, bila ditambahkan stok Bulog, maka harus dipastikan juga bila data yang ada di Bulog adalah hasil impor sementara Serap Gabah, termasuk pengadaan dalam negeri yang sudah termasuk dalam Produksi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.