Warren Buffett Belum Tertarik Borong Saham, Kenapa?

Kompas.com - 04/05/2020, 12:08 WIB
Warren Buffett. Krista Kennell/Shutterstock.comWarren Buffett.

NEW YORK, KOMPAS.com - Investor kawakan sekaligus miliarder Warren Buffett menyatakan, perusahaan investasi miliknya Berkshire Hathaway, masih belum akan terburu-buru menggelontorkan dana secara besar-besaran dalam waktu dekat.

Padahal, tercatat sampai dengan akhir Maret 2020, perusahaan tersebut masih menyimpan kas sebesar 137 miliar dollar AS atau setara sekitar Rp 2.000 triliun.

Buffett mengaku belum menemukan saham yang menarik dari sisi harga dalam kurun waktu belakangan ini.

"Tapi ini bisa saja berubah cepat dalam waktu dekat atau malah tidak berubah sama sekali," katanya dikutip CNBC, Senin (4/5/2020).

Baca juga: Kekayaan Miliarder China Ini Naik Rp 45,2 Triliun dalam Sehari

Pemegang saham Berskhire saat ini tengah menanti Buffett untuk menggelontorkan kas jumbo untuk memborong saham.

Pasalnya, indeks S&P telah anjlok 35 persen dari harga tertinggi sejak Februari hingga Maret 2020.

Buffett dikenal sebagai investor yang rajin memburu saham terdiskon cukup besar.

Bahkan, pada saat krisis finansial 2008, Berskhire memborong saham-saham bluechip seperti Bank of America dan Goldman Sachs.

"Kami siap berinvestasi besar-besaran. Anda bisa menawarkan kepada saya bisnis senilai 30, 40, atau 50 miliar dollar AS. Kalau kami tertarik, kami membelinya. Tapi, kami belum menemukan yang menarik sejauh ini," ucap Buffett.

Baca juga: Imbas Virus Corona, Warren Buffett Lepas Saham Maskapai Penerbangan



Sumber CNBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

November, Jumlah Penumpang di 15 Bandara Kelolaan AP I Naik 29,1 Persen

November, Jumlah Penumpang di 15 Bandara Kelolaan AP I Naik 29,1 Persen

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Hitungan Baru Gaji PNS | Jelang Pilkada 2020 | Takdir Kostum Bekas Pemain

[POPULER DI KOMPASIANA] Hitungan Baru Gaji PNS | Jelang Pilkada 2020 | Takdir Kostum Bekas Pemain

Rilis
Ganti Nama Jadi Telkom Indonesia, Ini Alasan TLKM

Ganti Nama Jadi Telkom Indonesia, Ini Alasan TLKM

Whats New
Mau Berbisnis? Simak Tips Ala Bos SayurBox dan BLP Ini

Mau Berbisnis? Simak Tips Ala Bos SayurBox dan BLP Ini

Smartpreneur
Cara Mudah Memilih Reksadana untuk Pemula

Cara Mudah Memilih Reksadana untuk Pemula

Earn Smart
[POPULER MONEY] Keponakan Prabowo Tunjuk Hotman Paris soal Ekspor Benur | BCA Minta Maaf Layar ATM Bisa Ditonton

[POPULER MONEY] Keponakan Prabowo Tunjuk Hotman Paris soal Ekspor Benur | BCA Minta Maaf Layar ATM Bisa Ditonton

Whats New
Pusaran Ekspor Benur, Bantahan Hashim Djojohadikusumo hingga Respons Susi Pudjiastuti

Pusaran Ekspor Benur, Bantahan Hashim Djojohadikusumo hingga Respons Susi Pudjiastuti

Whats New
Ini 5 Keuntungan Mendirikan CV Dibandingkan PT

Ini 5 Keuntungan Mendirikan CV Dibandingkan PT

Work Smart
Turun Rp 1.000, Ini Rincian Harga Emas Antam 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru

Turun Rp 1.000, Ini Rincian Harga Emas Antam 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru

Whats New
Ajukan Perubahan Nama di Bursa Efek Indonesia, Ini Alasan Telkom

Ajukan Perubahan Nama di Bursa Efek Indonesia, Ini Alasan Telkom

Whats New
Luhut: Jepang Bakal Investasi Rp 57 Triliun buat Lembaga Pengelola Investasi Indonesia

Luhut: Jepang Bakal Investasi Rp 57 Triliun buat Lembaga Pengelola Investasi Indonesia

Whats New
Rincian Terbaru Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian

Rincian Terbaru Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian

Spend Smart
Hashim Soal Kasus Korupsi Benur: Partai Gerindra Tidak Suka Monopoli

Hashim Soal Kasus Korupsi Benur: Partai Gerindra Tidak Suka Monopoli

Whats New
Hentikan Ekspor Benur, Susi Pudjiastuti: Rasanya Tidak Mungkin Berhasil...

Hentikan Ekspor Benur, Susi Pudjiastuti: Rasanya Tidak Mungkin Berhasil...

Whats New
Harga Emas Akhirnya Turun Setelah 3 Hari Berturut-turut Naik

Harga Emas Akhirnya Turun Setelah 3 Hari Berturut-turut Naik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X