Kompas.com - 04/05/2020, 12:53 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto bersama Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti saat konferensi pers mengenai inflasi bulan Agustus 2018 di kantor BPS, Senin (3/9/2018). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAKepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto bersama Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti saat konferensi pers mengenai inflasi bulan Agustus 2018 di kantor BPS, Senin (3/9/2018).
|

Sektor lain yang menyumbang inflasi adalah kelompok perumahan, air listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,09 persen. Kelompok ini memberikan andil 0,02 persen. Komoditas dominan adalah bahan bakar rumah tangga sebesar 0,01 persen.

Sedangkan penyumbang deflasi yang tertinggi adalah transportasi. Kelompok transportasi mengalamo deflasi sebesar 0,42 persen dan memberikan andil 0,05 persen terhadap deflasi.

"Satu-satunya komoditas yang memberikan andil deflasi adalah tarif angkutan udara. Ini terjadi karena adanya PSBB sehingga permintaan mengalami penurunan. Di Manado penurunan mencapai 24 persen, di Lhoksemauwe tarif angkutan udara turun 20 persen," ungkap Kecuk.

Baca juga: Minat Kerja Jadi TKI di Taiwan? Ini Kisaran Gajinya

Selain itu, ada sektor informasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang deflasi sebesar 0,02 persen. Yang memberikan andil kepada deflasi adalah biaya pulsa ponsel. Dan menilik lebih jauh, ada penurunan tarif panggilan dari beberapa provider.

Inflasi inti, kata Kecuk, melemah ke level 0,17 persen pada April 2020. Lebih lemah dibanding Maret 2020 yang saat itu sebesar 0,29 persen. Secara tahunan, inflasi inti menjadi 2,85 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Boleh saya simpulkan inflasi April 2020 boleh dibilang rendah sekali. Tidak biasa untuk Ramadhan. Penyebab utamanya adalah naiknya harga bawang merah, emas perhiasan, dan gula pasir," pungkas Kecuk.

Baca juga: Ketahui Syarat dan Cara Mendapatkan Token Gratis Listrik dari PLN

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.