Pandemi Covid-19, Perusahaan Perlu Cermati Tiga Hal Ini

Kompas.com - 04/05/2020, 20:59 WIB
ilustrasi masker medis cegah virus corona shutterstockilustrasi masker medis cegah virus corona

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi corona sudah barang tentu membawa dampak bagi banyak lapisan masyarakat.

Sedikit banyak, kebijakan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) di Jakarta sejak 10 April 2020 untuk menghambat penyebaran virus corona dirasakan para pelaku ekonomi dan warga masyarakat sekitar.

Saat ini, tidak sedikit perusahaan yang harus menghentikan operasional perusahaan sampai waktu yang belum ditentukan. Lantaran itulah, banyak pekerja nasibnya kini sedang tidak menentu.

Menghadapi hal itu, kata Senior Sales General Manager PT Sharp Electronics Indonesia (SEID), Andri Adi Utomo ), mengatakan pandemi Covid-19 menimbulkan tantangan bagi perusahaan untuk menunjukkan kepedulian.

"Kami berinisiatif melakukan aksi nyata," kata Andri dalam pernyataan tertulis, Senin (4/5/2020).

Senior Sales Manager Sharp Indonesia Andri Adi Utomo (kiri), pada Kamis (30/4/2020), memberikan bantuan sembako bagi warga masyarakat yang diterima Sekretaris Kelurahan Kelapa Gading Timur Jakarta Utara Yesni Fisdiyanti (kanan) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bakti Untuk Negeri.Sharp Indonesia Senior Sales Manager Sharp Indonesia Andri Adi Utomo (kiri), pada Kamis (30/4/2020), memberikan bantuan sembako bagi warga masyarakat yang diterima Sekretaris Kelurahan Kelapa Gading Timur Jakarta Utara Yesni Fisdiyanti (kanan) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bakti Untuk Negeri.
Secara rinci, Andri membeberkan aksi perusahaan berupa pembagian sembako bagi warga terdampak corona di dua kelurahan di Jakarta yakni Kelapa Gading Timur dan Koja.

Adapun total bantuan yang disalurkan ada 500 paket. Paket itu ditujukan kepada para lansia, orangtua tunggal dengan penghasilan minimum, tukang ojek, dan buruh pelabuhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tentang program kepedulian itu, Andri mengatakan ada tiga hal yang bisa dicermati perusahaan di tengah kondisi wabah seperti ini.

Pertama, perusahaan harus memiliki kepedulian terhadap sesama.

Kedua, perusahaan harus memiliki kepedulian terhadap stabilitas industri.

"Ketiga, perusahaan harus peduli terhadap lingkungan," kata Andri sembari menambahkan bahwa ketiga hal di atas sudah diaplikasikan dalam gerakan Sharp Cares.

Sementara itu, Andri menambahkan, kepedulian seperti di atas tumbuh di Sharp sejalan dengan pengalaman lebih dari 50 tahun berada di Indonesia.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semester I 2021, Astra Graphia Bukukan Pendapatan Bersih Rp 1,25 Triliun

Semester I 2021, Astra Graphia Bukukan Pendapatan Bersih Rp 1,25 Triliun

Rilis
SIDO Mau Bagikan Saham Bonus, Ini Cara Mendapatkannya

SIDO Mau Bagikan Saham Bonus, Ini Cara Mendapatkannya

Earn Smart
Pendaftaran Program Magister Terapan STIP Jakarta Ditutup, Ada 2.710 Peminat

Pendaftaran Program Magister Terapan STIP Jakarta Ditutup, Ada 2.710 Peminat

Rilis
Passing Grade CPNS 2021 Diumumkan Besok

Passing Grade CPNS 2021 Diumumkan Besok

Work Smart
[TREN EKONOMI KOMPASIANA] Menata Ulang Kerja Hybrid | 'Harga Teman', Komponen Harga yang Masih Misteri

[TREN EKONOMI KOMPASIANA] Menata Ulang Kerja Hybrid | "Harga Teman", Komponen Harga yang Masih Misteri

Rilis
Sektor Ketenagalistrikan Indonesia Sumbang 14 Persen Emisi, PLN: Terendah di ASEAN

Sektor Ketenagalistrikan Indonesia Sumbang 14 Persen Emisi, PLN: Terendah di ASEAN

Whats New
Tak Sampai Setahun, Bankir Jerry Ng Jadi Orang Terkaya Nomor 5 di Indonesia

Tak Sampai Setahun, Bankir Jerry Ng Jadi Orang Terkaya Nomor 5 di Indonesia

Whats New
Mengenal Perbedaan Gejala yang Ditimbulkan Varian Delta dan Delta Plus

Mengenal Perbedaan Gejala yang Ditimbulkan Varian Delta dan Delta Plus

Whats New
BTN Targetkan NPL Turun ke 3,9 Persen di Akhir Tahun

BTN Targetkan NPL Turun ke 3,9 Persen di Akhir Tahun

Whats New
IPO Bukalapak Dongkrak Kapitalisasi Pasar BEI hingga RP 87,6 Triliun

IPO Bukalapak Dongkrak Kapitalisasi Pasar BEI hingga RP 87,6 Triliun

Whats New
Tahun Ini BTN Bakal Tutup 29 Kantor

Tahun Ini BTN Bakal Tutup 29 Kantor

Whats New
Tingkatkan Literasi Keuangan Milenial, GoPay Luncurkan FinanSiap

Tingkatkan Literasi Keuangan Milenial, GoPay Luncurkan FinanSiap

Whats New
Terus Tumbuh, Transaksi Digital Bank Danamon Capai 81 Persen

Terus Tumbuh, Transaksi Digital Bank Danamon Capai 81 Persen

Whats New
[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Menjadi Leader Berkarakter | Lingkungan Kerja yang Toxic | Sunk Cost Fallacy, Masa Lalu Memperburuk Keputusan

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Menjadi Leader Berkarakter | Lingkungan Kerja yang Toxic | Sunk Cost Fallacy, Masa Lalu Memperburuk Keputusan

Rilis
BTN Kantongi Laba Bersih Rp 920 Miliar pada Kuartal II-2021

BTN Kantongi Laba Bersih Rp 920 Miliar pada Kuartal II-2021

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X