Dampak Corona, AP II Pangkas Belanja Modal Hingga Rp 6,4 Triliun

Kompas.com - 05/05/2020, 10:38 WIB
Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di Gedung 600 Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (11/3/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONODirektur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di Gedung 600 Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (11/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II (Persero) memperbaharui belanja modal (capital expenditure/ capex) pada 2020 ini sebesar Rp 1,4 triliun. Dana tersebut berasal dari kas internal perusahaan.

Pembaharuan tersebut dilakukan untuk merespon pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Awalnya, di tahun ini perusahaan yang bergerak di industri pengelolaan bandara tersebut menetapkan capex tahun 2020 sebesar Rp 7,8 triliun.

Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, capex tahun ini akan dilakokasikan untuk pengembangan bandara yang  bersifat multiyears, pemeliharaan fasilitas, dan melanjutkan perumusan desain Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Sejumlah proyek pengembangan multiyears tetap berjalan pada tahun ini, misalnya pembangunan area komersial, perkantoran dan hotel yakni integrated building di Bandara Soekarno-Hatta. Perancangan desain Terminal 4 Soekarno-Hatta juga dilanjutkan dan ditargetkan tuntas 2021 sehingga groundbreaking dapat dilakukan pada Januari 2022,” ujar Awal dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/5/2020).

Baca juga: Terdampak Corona, AirAsia Indonesia Negoisasi Ulang Utang-utangnya

Awal menambahkan, selain menggunakan capex, pengembangan bandara di tahun ini juga mengandalkan kemitraan strategis bersama strategic partner.

“Di situasi dan kondisi ini, kami juga mengejar pengembangan bandara bersama dengan mitra strategis  sehingga dapat berbagi capex dan memungkinkan rencana pengembangan tetap berjalan,” kata dia.

Salah satu contoh pengembangan bandara bersama mitra strategis adalah di Bandara Kualanamu, Deli Serdang. Saat ini, PT Angkasa Pura II masih melakukan pembahasan intensif dengan sejumlah calon mitra strategis.

“Melalui project financing bersama dengan mitra strategis ini maka PT Angkasa Pura II dan mitra strategis akan berbagi beban dan resiko dengan tujuan utama tetap menjaga daya saing sektor transportasi nasional,” ucapnya.

Tahun ini juga direncanakan pengembangan bisnis anorganik perusahaan masih terus berlanjut antara lain untuk pengembangan portofolio perusahaan, akuisisi bandara baru dan tetap konsisten untuk masuk ke adjacent business.

Pada tahun ini  bandara-bandara PT Angkasa Pura II melakukan berbagai penghematan biaya guna tetap dapat beroperasi optimal menjaga konektivitas transportasi udara di tengah pandemi global COVID-19.

Penghematan dilakukan pada biaya operasional bandara, biaya pemeliharaan fasilitas non prioritas, serta pembatasan capital expenditure (capex).

Baca juga: Menjelang Hari-hari Terakhir Usia Maskapai Penerbangan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X