[POPULER MONEY] Apa Itu Telur Ayam Infertil? | Heboh Pengadaan Ayam Rp 770.000 Per Ekor

Kompas.com - 06/05/2020, 07:00 WIB
Seorang warga saat membeli telur di salah satu kios pedagang telur di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis  (19/7/2018). Akibat tingginya permintaan, harga jual telur ayam ras mencapai hingga Rp 29.000 per kilogram atau untuk harga eceran tembus Rp 2.500 per butir. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISeorang warga saat membeli telur di salah satu kios pedagang telur di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (19/7/2018). Akibat tingginya permintaan, harga jual telur ayam ras mencapai hingga Rp 29.000 per kilogram atau untuk harga eceran tembus Rp 2.500 per butir.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah lewat Kementerian Pertanian (Kementan) melarang peredaran telur ayam infertil. Meski demikian kenyataannya di lapangan, telur yang di kalangan peternak lebih dikenal dengan nama telur HE ini banyak dijual di pasar.

Artikel tersebut menjadi berita terpopuler di kanal Money Kompas.com pada Selasa (6/5/2020). Selain itu ada juga artikel ini yang masuk daftar 5 berita terpopuler. Berikut daftarnya:

1. Dilarang Dijual di Pasar, Apa Itu Telur Ayam Infertil?

Larangan menjual telur HE atau infertil diatur dalam Permentan Nomor 32/Permentan/PK.230/2017 diatur tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi.

Baca juga: Cara Melaporkan Penyaluran Bansos dan BLT Bermasalah

Dalam Bab III pasal 13 disebutkan, pelaku usaha integrasi, pembibit GPS, pembibit PS, pelaku usaha mandiri dan koperasi dilarang memperjualbelikan telur tertunas dan infertil sebagai telur konsumsi.

Lantas apa itu telur infertil? simak berita selengkapnya di sini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Peserta Kartu Prakerja Mengeluh Insentif Belum Cair

Peserta Kartu Prakerja gelombang pertama banyak yang mempertanyakan uang insentif yang seharusnya sudah mereka terima lantaran sudah lebih dari sepekan telah menyelesaikan pelatihan.

Pasalnya, pemerintah sebelumnya menyatakan waktu pencairan dana insentif Kartu Prakerja setidaknya memakan waktu lima hari.

Baca juga: Banyak UMKM Produksi APD, Bagaimana Standarnya?

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari pun sempat menyatakan, insentif akan diterima oleh peserta paling lambat Jumat (1/5/2020) lalu.

Bagaimana keluhan para peserta Kartu Prakerja? simak berita selengkapnya di sini.

3. Telur Ayam Infertil Harusnya Dimusnahkan atau Dibagi Gratis, Bukan Dijual ke Pasar

Pemerintah lewat Kementerian Pertanian (Kementan) melarang peredaran telur ayam infertil. Telur yang dikenal sebagai telur HE ini umumnya berasal dari perusahaan pembibitan atau breeding (integrator).

Baca juga: Pencuri Ikan Makin Masif, KKP Percepat Proses Penyidikan Pelaku

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.