Ikuti Protokol PSBB, Bisnis Pemakaman di Karawang Terapkan Aturan Selama Ramadhan

Kompas.com - 06/05/2020, 14:04 WIB

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi dalam sebuah pernyataan tertulis yang disiarkan oleh media mengimbau agenda ziarah kubur sebaiknya ditiadakan pada masa pandemi corona dan diganti dengan berdoa dari rumahnya masing-masing.

“Insya Allah nilai pahalanya tidak berkurang sedikit pun,” kata Zainut.

Ia mengatakan, ziarah kubur memang amalan baik karena mengingatkan kematian, terlebih jika ziarah kubur dilakukan menjelang bulan Ramadhan.

Hanya saja, lanjut dia, jika pandemi Covid-19 belum berakhir, agenda ziarah ke makam orang tua, kerabat, dan saudara yang telah meninggal tersebut, dapat diganti dengan berdoa dari rumah masing-masing.

MUI juga mengimbau umat Islam agar ibadah di bulan Ramadhan tahun ini dilaksanakan di rumah saja, demi mencegah penularan virus corona.

Batasi kerumunan

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Ni’am mengatakan, kemudian, imbauan itu bukanlah suatu pembatasan beribadah, melainkan pembatasan kerumunan.

“Pembatasan kerumunan bukan pembatasan ibadah. Sekali lagi saya tekankan, bukan membatasi ibadah. Karena menurut para ahli, kerumunan dalam kondisi sekarang menjadi faktor potensial penyebaran wabah,” ungkap Ni'am di Graha BNPB, Jakarta Timur (13/4/2020).

Pemakaman Muslim Al Azhar Memorial Garden berlokasi di Karawang Timur, tepat di pinggir jalan tol Jakarta-Cikampek dan dapat diakses melalui Tol Layang Jakarta Cikampek.

Sejak 2011, taman pemakaman muslim ini dikelola Yayasan Pesantren Islam Al Azhar khusus untuk melayani umat Islam yang ingin pemakamannya sesuai Syariah Islam dan profesional.

Pemakaman Muslim seluas 25 hektar ini mempunyai kapasitas sebanyak 29.000 jenazah dan menggunakan konsep makam dalam taman yaitu melalui landsekap yang hijau dan asri.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.