Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kampanye Beli Produk Lokal Fesyen Muslim, Kemenperin Gandeng Shopee

Kompas.com - 08/05/2020, 17:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  Kementerian Perindustrian menggandeng Shopee meluncurkan Kampanye Beli Produk Lokal Fesyen Muslim yang diharapkan mampu mendongkrak penjualan Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Hal itu dilatarbelakangi banyaknya pelaku IKM terutama bidang fesyen yang terdampak oleh wabah virus corona (Covid-19).  Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan jaga jarak fisik (phsycal distancing) membuat stok produk IKM menumpuk.

Oleh karena itu, perlu adanya pengalihan ke jalur pemasaran online. Namun, tidak semua IKM memiliki toko online. Selain itu, bagi yang sudah memiliki toko online, promosi dilakukan secara parsial atau sendiri-sendiri sehingga dampaknya kurang maksimal.

"Dengan membeli produk fesyen muslim lokal, maka konsumen ikut membantu roda perekonomian terus berjalan dan akan berdampak positif kepada para perajin, penjahit, logistik dan banyak lagi pihak yang akan terbantu secara ekonomi," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melalui keterangan tertulis, Jumat (8/5/2020).

Baca juga: Selama Ramadhan, Ini Promo dari Shopee, Tokopedia, hingga Lazada

Secara khusus, program tersebut bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap produk busana muslim lokal dan membantu peningkatan penjualan mereka.

“Program ini ditargetkan untuk bisa diikuti oleh IKM yang sudah melakukan penjualan di Marketplace Shopee ataupun belum pernah berjualan online sama sekali. IKM yang belum pernah melakukan penjualan secara online akan diberikan pelatihan pemasaran online di Shopee secara gratis dengan pengajar dari pihak Shopee,” ujarnya.

IKM yang terlibat dalam kampanye ini berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Banten, Nusa Tenggara Barat, Riau, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Aceh, Bali, Kepulauan Riau, Lampung dan Maluku Utara.

Dalam kesempatan terpisah, Head of Public Policy and Government Relations Shopee Radityo Triatmojo mengatakan, sebagai perusahaan berbasis teknologi Shopee memiliki fungsi dan peran sosial untuk turut mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus roda perekonomian dapat terus berjalan.

Shopee menyambut baik inisiatif yang diusung oleh Kemenperin untuk mendukung IKM Indonesia tersebut.

"Selain itu kami juga turut senang dapat berkontribusi melalui pelatihan online yang dapat kami berikan kepada IKM di Indonesia sebagai bentuk komitmen kami yang sejalan dengan objektif dari Kemenperin," katanya.

Radityo berharap dengan keterlibatan platform Shopee membantu memasarkan busana muslim lokal selama Ramadan dan Lebaran dapat membantu keberlangsungan IKM Indonesia saat masa pandemi ini.

Kampanye bersama belanja produk fesyen muslim dengan tema #LebaranUntukSemua akan dilaksanakan pada tanggal 12-19 Mei 2020 di Shopee Indonesia dan bisa diakses melalui Banner Khusus di Marketplace Shopee.

Baca juga: Shopee: Pakde Didi Kempot Selalu Hangat dan Ceria...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larang Minyakita Dijual Online, Kemendag Turunkan 6.678 Tautan Toko 'Online'

Larang Minyakita Dijual Online, Kemendag Turunkan 6.678 Tautan Toko "Online"

Whats New
Program Kartu Prakerja Gelombang 48 Belum Dimulai, PMO: Baru Sekadar Daftar Akun

Program Kartu Prakerja Gelombang 48 Belum Dimulai, PMO: Baru Sekadar Daftar Akun

Whats New
Januari 2023, Penjualan Eceran Diprediksi Tumbuh 1,7 Persen secara Tahunan

Januari 2023, Penjualan Eceran Diprediksi Tumbuh 1,7 Persen secara Tahunan

Whats New
Dukung Promosi UMKM, GoSend Sediakan Wadah Komunitas Best Seller GoSend

Dukung Promosi UMKM, GoSend Sediakan Wadah Komunitas Best Seller GoSend

Whats New
Pesawat Susi Air Dibakar di Nduga, INACA Minta Keamanan Penerbangan Ditingkatkan

Pesawat Susi Air Dibakar di Nduga, INACA Minta Keamanan Penerbangan Ditingkatkan

Whats New
Kartu Prakerja Diperkenalkan Lagi di Forum PBB, Disebut Berdampak Positif untuk Kesejahteraan

Kartu Prakerja Diperkenalkan Lagi di Forum PBB, Disebut Berdampak Positif untuk Kesejahteraan

Whats New
Kementan Fokus Tuntaskan Arahan Presiden Tanam 1 Juta Batang Kelapa Sesuai Target

Kementan Fokus Tuntaskan Arahan Presiden Tanam 1 Juta Batang Kelapa Sesuai Target

Smartpreneur
Indonesia dan Malaysia Sepakat Lawan Diskriminasi Sawit oleh Uni Eropa

Indonesia dan Malaysia Sepakat Lawan Diskriminasi Sawit oleh Uni Eropa

Whats New
IHSG Februari Diprediksi Bisa Sentuh Level 7.000

IHSG Februari Diprediksi Bisa Sentuh Level 7.000

Whats New
Penting, UMKM Harus Mulai Mendaftarkan Merek Dagang

Penting, UMKM Harus Mulai Mendaftarkan Merek Dagang

Whats New
Ini 4 Ketrampilan dan Cara Menghadapi Seorang Introvert di Tempat Kerja

Ini 4 Ketrampilan dan Cara Menghadapi Seorang Introvert di Tempat Kerja

Work Smart
Liburan ke Singapura Tak Perlu Tes Covid-19, Aturan Penggunaan Masker Makin Longgar

Liburan ke Singapura Tak Perlu Tes Covid-19, Aturan Penggunaan Masker Makin Longgar

Whats New
IHSG Ditutup Melemah, Saham Teknologi Berguguran

IHSG Ditutup Melemah, Saham Teknologi Berguguran

Whats New
Pengetatan Moneter The Fed Belum Berakhir, Waspadai Pergerakan Kripto

Pengetatan Moneter The Fed Belum Berakhir, Waspadai Pergerakan Kripto

Whats New
Ingin Hemat 5,5 Miliar Dollar AS, Disney Umumkan PHK 7.000 Karyawannya

Ingin Hemat 5,5 Miliar Dollar AS, Disney Umumkan PHK 7.000 Karyawannya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+