Dukung Kemensos, Nestle Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Kompas.com - 08/05/2020, 19:41 WIB
Nestle Indonesia dukung Kementerian Sosial untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. Dok Humas Nestle IndonesiaNestle Indonesia dukung Kementerian Sosial untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19.
Penulis Farhanah
|

KOMPAS.com - Nestle Indonesia ikut mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi dampak ekonomi dan sosial yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19.

Melalui program Nestle Cares, Nestle Indonesia ikut memberi bantuan sosial Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

Dukungan diberikan secara simbolis, Jumat (8/5/2020). Adapun Presiden Direktur Nestle Indonesia Ganesan Ampalavanar melakukan penyerahan simbolis atas banyuan lebih dari 54.000 produk makanan dan minuman bernutrisi pada Menteri Sosial Juliari Batubara di kantor Kemensos, Jakarta.

Rencananya, produk-produk Nestle akan dibagikan bersamaan dengan Bantuan Sosial Sembako yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

“Kemensos menghargai dukungan Nestle Cares dalam upayanya membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Di tengah situasi sulit ini, upaya bantuan yang responsif, cepat, serta terintegrasi penting untuk menolong masyarakat yang tidak mampu dan rentan terdampak,” ujar Juliari.

Di samping itu, kata dia, pihak Kemensos juga memohon partisipasi aktif masyarakat untuk turut mengawal penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran.

“Dengan semangat kekeluargaan, mari kita tingkatkan kepedulian terhadap tetangga dan masyarakat sekitar agar bersama- sama sehat dan kuat menghadapi situasi ini,” tambahnya.

Ganesan menyambung, lewat dukungan itu, Nestle Indonesia ingin berjalan beriringan dengan Pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia yang berjuang bersama untuk mengatasi pandemi.

“Hingga saat ini, Nestle Cares telah menyalurkan lebih dari 4.500 Alat Pelindung Diri (APD) dan lebih dari 880.000 produk makanan dan minuman bernutrisi kepada tenaga medis yang membutuhkan serta masyarakat yang rentan terkena dampak dari pandemi. Ke depannya, kami akan terus memperluas kerja sama dengan lebih banyak badan pemerintah dan organisasi seperti organisasi kesehatan dan organisasi non-profit,” ujar Ganesan Ampalavanar.

Sebagai informasi, setelah wabah Covid-19 merebak—sejak awal Maret—Nestle Cares telah mendukung program bantuan berbagai institusi.

Di antaranya, beberapa Rumah Sakit Umum dan rujukan Covid-19, Pemerintah DKI Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dinas Peternakan Jawa Timur, gerakan Nutrisi Garda Terdepan, dan Gojek dengan menyalurkan bantuan berupa APD dan produk makanan dan minuman bergizi untuk mendukung tenaga kesehatan yang sedang bertugas di garda terdepan serta masyarakat yang terdampak dari pandemi Covid-19.

“Nestle Indonesia juga turut bekerja sama untuk menanggulangi pandemi dengan tetap menjaga keberlangsungan produksi dan distribusi produk makanan dan minuman bernutrisi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal ini dilakukan tentunya dengan menempatkan kesehatan dan keamanan karyawan, konsumen dan komunitas sebagai prioritas utama,” ujr Ganesan.

Dengan penerapan pedoman pemerintah dan standar kesehatan yang lebih ketat, pihak Nestle, kata Ganesan, berkomitmen untuk terus menghadirkan produk makanan dan minuman bernutrisi di tengah keluarga Indonesia.

“Bersama-sama, kita lebih kuat menghadapi tantangan yang ada,” tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Susi Air Buka Lowongan Kerja Khusus untuk Masyarakat Pangandaran, Simak Posisi dan Syaratnya

Susi Air Buka Lowongan Kerja Khusus untuk Masyarakat Pangandaran, Simak Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Banting Harga, Perusahaan Semen China Didenda KPPU Rp 22 Miliar

Banting Harga, Perusahaan Semen China Didenda KPPU Rp 22 Miliar

Whats New
[POPULER MONEY] Vaksin Gratis Tetap Ada | Cara Dapatkan BLT Ibu Hamil

[POPULER MONEY] Vaksin Gratis Tetap Ada | Cara Dapatkan BLT Ibu Hamil

Whats New
Selama Pandemi, Ekspor Sarang Burung Walet Indonesia Capai Rp 28,9 Triliun

Selama Pandemi, Ekspor Sarang Burung Walet Indonesia Capai Rp 28,9 Triliun

Whats New
Mengintip Makna dari Relief di Gedung Sarinah

Mengintip Makna dari Relief di Gedung Sarinah

Whats New
17 Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta dari Jasa Raharja

17 Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta dari Jasa Raharja

Whats New
Reklamasi Bekas Tambang Timah Habiskan Rp 29 Miliar

Reklamasi Bekas Tambang Timah Habiskan Rp 29 Miliar

Whats New
BPOM Jelaskan Alasan Vaksin Sinovac Boleh Digunakan meski Uji Klinis Fase III Belum Selesai

BPOM Jelaskan Alasan Vaksin Sinovac Boleh Digunakan meski Uji Klinis Fase III Belum Selesai

Whats New
Ini Enaknya Punya Kartu Kredit...

Ini Enaknya Punya Kartu Kredit...

Spend Smart
[POPULER DI KOMPASIANA] Parasut pada Pesawat | Kebijakan Baru WhatsApp | Setop Stigmatisasi Janda

[POPULER DI KOMPASIANA] Parasut pada Pesawat | Kebijakan Baru WhatsApp | Setop Stigmatisasi Janda

Rilis
Bea Cukai Tangkap Mafia Rokok Ilegal, Begini Kronologinya

Bea Cukai Tangkap Mafia Rokok Ilegal, Begini Kronologinya

Whats New
Meski Vaksin Mandiri untuk Korporasi Dibuka, Menkes Pastikan Vaksin Gratis Tetap Ada

Meski Vaksin Mandiri untuk Korporasi Dibuka, Menkes Pastikan Vaksin Gratis Tetap Ada

Whats New
Besok Tarif Tol Jakarta-Cikampek Naik, Ini Rinciannya

Besok Tarif Tol Jakarta-Cikampek Naik, Ini Rinciannya

Spend Smart
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal di Kepulauan Riau

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal di Kepulauan Riau

Whats New
Motivasi Kerja Hilang di Awal Tahun Baru? Cas Lagi dengan 6 Cara Ini

Motivasi Kerja Hilang di Awal Tahun Baru? Cas Lagi dengan 6 Cara Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X