Syarat dari Erick Thohir agar McDonald's Bisa Buka Gerai Lagi di Sarinah

Kompas.com - 09/05/2020, 04:20 WIB
McDonalds Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat Twitter/@duwiryMcDonalds Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tidak akan melarang apabila gerai McDonald's ingin kembali memasarkan penjualan kulinernya di Gedung Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Namun, ada syarat yang harus disepakati oleh McDonald's. Erick meminta agar restoran cepat saji dari "Negeri Paman Sam" ini harus memasarkan kuliner nusantara, salah satunya produk kopi Indonesia.

"Kalau McD mau buka di situ, kita carikan lokasi, tapi kita minta 50 persen konten lokal kalau bisa. Kopinya, boleh dong yang namanya produk lokal itu tidak bisa enggak kita dukung," katanya kepada Kompas.com dalam wawancara terbatas di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Baca juga: McDonalds Sarinah Tutup Mulai 10 Mei, Bagaimana Nasib Karyawannya?

"Selama mereka friendly, why not. Tapi, keberpihakannya ada enggak. Kalau mereka mau berpihak terus jual kopi Indonesia di semua McD, saya open. Buka, jual kopi Indonesia, tapi juga jual kopinya di seluruh Indonesia," sambung Erick.

Meski banyak warganet yang protes, tetapi Erick akan tetap memperkuat produk lokal, termasuk kuliner di Sarinah Thamrin yang akan segera direnovasi.

"Ya enggak apa-apa (diprotes), kebijakan itu pasti ada pro dan kontra. Yang penting nawaitu atau niat kita mau bangun brand lokal, desainer lokal, UKM lokal. Kalau ada pihak-pihak asing yang ingin mendukung, more than welcome," ujarnya.

Baca juga: Gerai McDonalds Tutup, Ini Kata Manajemen Sarinah

Pusat perbelanjaan Sarinah akan mulai direnovasi pada Juni 2020 dan ditargetkan rampung pada November 2021. Konsepnya nanti tak lagi sama seperti Sarinah yang selama ini berjalan. Erick memastikan 100 persen produk yang dipasarkan adalah brand lokal UMKM.

Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan unggahan pengumuman gerai McDonald's yang berlokasi di Gedung Sarinah Thamrin, Jakarta, akan ditutup permanen. Pihak manajemen McDonald's Indonesia membenarkan unggahan yang ramai dibicarakan warganet itu.

Direktur Marketing Communications, Digital, dan CBI McDonald’s Indonesia Michael Hartono mengatakan, pihak manajemen Sarinah telah melayangkan surat kepada McDonald's pada 1 Mei 2020.

Baca juga: Sri Mulyani: Ada Kemungkinan Penerima Bansos Tumpang Tindih

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X