Dunia Usaha Terdampak Corona, Ini Strategi Sektor Properti

Kompas.com - 09/05/2020, 19:40 WIB
ilustrasi masker medis cegah virus corona shutterstockilustrasi masker medis cegah virus corona

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi corona yang melanda Indonesia sejak bulan pertama 2020 memang membuat dunia usaha terkendala untuk berkembang.

Berbagai sektor usaha terdampak pandemi Covid-19 yang belum jelas kapan berakhir, termasuk industri properti.

Padahal, berakhirnya tahun politik setahun silam, menimbulkan asa optimisme bahwa 2020 adalah tahun yang dianggap membawa angin segar bagi industri properti.

"Optimisme tersebut harus tertahan akibat pandemi corona yang menyebar di seluruh dunia dan berdampak terhadap Indonesia sejak Maret lalu," kata Country Manager Rumah.com, Marine Novita, dalam pernyataan tertulis, Sabtu (9/5/2020).

Baca juga: Dampak Covid-19, BI Diminta Lebih Agresif Sokong Dunia Usaha

Indikasi dampak pandemi terhadap pasar properti nasional tecermin lewat turunnya indeks suplai properti pada kuartal pertama 2020.

Sementara, lazimnya, secara tahunan indeks suplai properti biasanya justru mengalami kenaikan pada kuartal pertama setiap tahunnya dibandingkan kuartal keempat tahun sebelumnya.

Pasar properti nasional sebenarnya menunjukkan sentimen positif sejak akhir 2019 lalu.

Ini terlihat pada tren kenaikan harga properti yang meskipun tipis tetap menunjukkan tren kenaikan pada kuartal IV (Q4) 2019.

Baca juga: Realisasi Investasi Properti Kuartal I-2020 Naik, Tembus Rp 100 Triliun

Marine lebih lanjut membeberkan data Rumah.com Indonesia Property Market Index pada Kuartal I (Q1) 2020.

"Data itu menunjukkan perlambatan hampir di semua wilayah Indonesia menjadi indikasi adanya dampak pandemi terhadap sektor properti,” jelas Marine.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X