Kompas.com - 10/05/2020, 12:36 WIB
Foto dirilis Kamis (28/4/2020), menunjukkan warga melintasi toko yang tutup di pertokoan Sarinah menjelang diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat merebaknya wabah Covid-19 di Jakarta. Imbas wabah Covid-19, gejolak pada aspek kesehatan turut merembet ke sektor ekonomi dengan sebagian besar aktivitas ekonomi di Tanah Air terhenti. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAFoto dirilis Kamis (28/4/2020), menunjukkan warga melintasi toko yang tutup di pertokoan Sarinah menjelang diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat merebaknya wabah Covid-19 di Jakarta. Imbas wabah Covid-19, gejolak pada aspek kesehatan turut merembet ke sektor ekonomi dengan sebagian besar aktivitas ekonomi di Tanah Air terhenti.

 

"Ternyata memang banyak hal yang harus dibenahi. Pembaharuan perlu dilakukan untuk dapat tetap bersaing, namun dengan tidak meninggalkan nilai sejarah dari Sarinah itu sendiri," kata dia lagi.

Erick mengatakan, transformasi Sarinah pada intinya adalah kembali ke khitahnya dengan tetap menjaga keutuhan warisan para pendiri bangsa, namun dengan kemasan dan eksistensi kekinian dan yang menjanjikan pertumbuhan usaha berkelanjutan di masa depan.

Baca juga: Sarinah: Belum Ada Tenant yang Putuskan Kontrak Sewa

Di sisi lain lanjut Erick, gedung yang telah berusia lebih dari setengah abad ini memang sudah saatnya direnovasi untuk menjaga kekokohan struktur dengan mempertimbangkan golden rule terkait dengan keselamatan, kesehatan dan lingkungan hidup.

"Sebenarnya rencana renovasi sudah lama dicanangkan namun baru saat ini mulai digulirkan," kata dia.

Terkait jadwal renovasi, Erick Thohir menyebutkan rencananya akan dimulai bukan Juni 2020. Namun karena belum redanya wabah Covid-19 maka pekerjaan renovasi dimulai dengan pekerjaan design, arsitektur, pemetaan, audit dan teknis lainnya yang tidak menimbulkan kerumunan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Diharapkan jika wabah usai maka pekerjaan konstruksi bisa segera dimulai secara bertahap. Pada kesempatan yang tepat kami akan umumkan ke masyarakat peta arah dan cetak biru transformasi Sarinah dan mengharapkan restu dan dukungan seluruh masyarakat," sambung Erick.

Baca juga: Sarinah, Mal Tertua Indonesia yang Sempat Berjaya di Masanya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.