Mayoritas Anggota Komisi VII DPR Setuju Pembahasan RUU Minerba Dilanjutkan

Kompas.com - 11/05/2020, 17:15 WIB
Ilustrasi: Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI, Senin (10/2/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIIlustrasi: Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI, Senin (10/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi VII DPR RI menggelar rapat kerja (raker) dengan pemerintah terkait kelanjutan pembahasan revisi UU Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) yang dilakukan oleh Panitia Kerja (Panja).

Dalam gelaran raker tersebut, mayoritas fraksi partai sepakat untuk melanjutkan pembahasan RUU Minerba ke pembicaraan tingkat II.

Tercatat, dari 9 fraksi, 8 diantaranya sepakat untuk melanjutkan pembahasan ke tingkat II, sementara hanya satu fraksi yang menolak.

Ke-8 fraksi partai yang sepakat untuk melanjutkan pembahasan dengan beberapa catatan adalah, Golkar, PDI Perjuangan, Gerindra, Nasdem, PKB, PPP, PKS, dan PAN.

Baca juga: Ini 9 Poin Penting RUU Minerba Menurut Ketua Panja

Sementara itu, hanya fraksi Demokrat saja yang menolak pembahasan RUU Minerba untuk dilanjutkan ke tingkat II.

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Demokrat Sartono Hutomo mengatakan, pembahasan perlu ditunda karena kondisi negara yang sedang tidak kondusif diakibatkan pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, saat ini pembahasan seharusnya difokuskan dengan yang berkaitan penanganan Covid-19.

"Mempertimbangkan kondisi saat ini, di saat negara genting masyarakat menderita Covid-19 rasanya kurang tepat apabila DPR RI membahas hal-hal lain di luar kaitannya penanganan dan pengendalian Covid-19," ujarnya dalam raker virtual Komisi VII DPR RI, Senin (11/5/2020).

Oleh karenanya, Fraksi Demokrat menolak untuk melanjutkan pembahasan RUU Minerba, dan meminta pembahasan ditunda hingga pandemi Covid-19 berakhir.

"Fraksi Demokrat menyatakan menolak pembahasan dan pengembalian keputusan atas RUU tentang perubahan UU Nomor 4 Tahun 2009 Minerba untuk diteruskan di tingkat selanjutnya. Dan menunda pembahasan hingga tanggap darurat Covid-19 berakhir," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X