Kopi Kenangan Dapat Pendanaan Seri B Rp 1,6 Triliun

Kompas.com - 12/05/2020, 16:41 WIB
Ilustrasi es kopi di Kopi Kenangan, (9/9/2019). SHUTTERSTOCK/BAGUSSATRIAIlustrasi es kopi di Kopi Kenangan, (9/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaringan gerai kopi Kopi Kenangan resmi mendapatkan pendanaan Seri B sebesar 109 juta dollar AS atau setara sekira Rp 1,6 triliun (kurs Rp 14.905 per dollar AS).

Dikutip dari DealStreet Asia, Selasa (12/5/2020), pendanaan ini dipimpin oleh investor Sequoia Capital yang juga diikuti oleh investor baru termasuk B Capital, Horizon Ventures, Verlinvest, Kunlun dan Sofina, serta Alpha JWC Ventures.

Co-Founder & COO Kopi Kenangan James Prananto mengatakan, dana tersebut akan dipakai untuk persiapan ekspansi Kopi Kenangan, baik di tingkat regional dan internasional.

Baca juga: Disuntik 20 Juta Dollar AS, Kopi Kenangan Tatap Asia Tenggara

"Jadi dananya akan digunakan untuk ekspansi regional dan internasional," ujar James saat dihubungi Kompas.com, Selasa (12/5/2020).

Selain itu, dana ini juga akan digunakan untuk meningkatkan pelatihan dan melindungi kepentingan karyawan.

Saat ini, dana sebesar Rp 1,6 triliun tersebut dikatakan James sudah diterima Kopi Kenangan.

Perlu untuk diketahui, Kopi Kenangan telah mengoperasikan 324 toko yang berada di Indonesia dan berencana akan memperluas bisnisnya ke Thailand, Filipina dan Malaysia setelah pandemi virus corona rampung.

Baca juga: Kopi Kenangan Bakal Buka 250 Gerai hingga Akhir 2019 Tanpa Franchise

Sementara itu, Wakil Presiden Sequoia Capital Rohit Agarwal mengatakan bisnis makanan dan minuman adalah salah satu peluang konsumen terbesar di Asia Tenggara.

Adapun menurut Agarwal, Kopi Kenangan telah membangun identitas yang sangat otentik dan menarik di antara jutaan orang Indonesia.

"Kami menantikan untuk membawa pengalaman menyenangkan yang sama dan produk-produk lezat dalam lebih banyak kategori dan format ketika bisnis berkembang ke pasar yang lebih baru seperti Thailand, Filipina dan Malaysia pasca Covid-19," kata dia.

Bahkan, salah satu pendiri Facebook dan Co-Founder B Capital Eduardo Saverin pun ikut bergabung dalam investasi pendanaan ini.

"Saya berharap dapat bekerja sama dengan Kopi Kenangan dan membangun merek global yang merasakan cita rasa Indonesia dan Asia Tenggara," kata Saverin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

373.745 Orang Masuk Daftar Hitam Kartu Prakerja, Ini Sebabnya

373.745 Orang Masuk Daftar Hitam Kartu Prakerja, Ini Sebabnya

Whats New
Menaker ke Pendemo UU Cipta Kerja: Kalau Tidak Puas, Bisa Digugat ke MK!

Menaker ke Pendemo UU Cipta Kerja: Kalau Tidak Puas, Bisa Digugat ke MK!

Whats New
7 Kota di Indonesia yang Dibangun Penjajah Belanda dari Nol

7 Kota di Indonesia yang Dibangun Penjajah Belanda dari Nol

Whats New
Omzet Anjlok Selama Pandemi, Aulia: Bersyukur Banget Dapat Bantuan dari Pak Presiden Ini...

Omzet Anjlok Selama Pandemi, Aulia: Bersyukur Banget Dapat Bantuan dari Pak Presiden Ini...

Smartpreneur
Milenial juga Bisa Beli Rumah Sendiri, Ikuti 4 Cara ini!

Milenial juga Bisa Beli Rumah Sendiri, Ikuti 4 Cara ini!

Earn Smart
Menaker Jamin UU Cipta Kerja Tetap Sejahterakan Buruh

Menaker Jamin UU Cipta Kerja Tetap Sejahterakan Buruh

Whats New
Kemenperin: Halal Bukan Karena Masalah Agama, Sekarang Jadi Fesyen

Kemenperin: Halal Bukan Karena Masalah Agama, Sekarang Jadi Fesyen

Whats New
Ulin Yusron, Influencer Jokowi yang Jadi Komisaris BUMN ITDC

Ulin Yusron, Influencer Jokowi yang Jadi Komisaris BUMN ITDC

Whats New
[POPULER MONEY] Cara Daftar BLT UMKM bagi yang Tak Punya Rekening | Luhut Geram Gantungan Baju Pun Impor

[POPULER MONEY] Cara Daftar BLT UMKM bagi yang Tak Punya Rekening | Luhut Geram Gantungan Baju Pun Impor

Whats New
Ada BLT UMKM Tahap II, Ini Syarat hingga Cara Mendapatkannya

Ada BLT UMKM Tahap II, Ini Syarat hingga Cara Mendapatkannya

Whats New
BPK Tanggapi Pernyataan Benny Tjokro dalam Persidangan Kasus Jiwasraya

BPK Tanggapi Pernyataan Benny Tjokro dalam Persidangan Kasus Jiwasraya

Whats New
DPR Sebut Kenaikan Cukai Bisa Tingkatkan Peredaran Rokok Ilegal

DPR Sebut Kenaikan Cukai Bisa Tingkatkan Peredaran Rokok Ilegal

Whats New
Mendag: Industri Halal Topang Kinerja Neraca Dagang Indonesia

Mendag: Industri Halal Topang Kinerja Neraca Dagang Indonesia

Whats New
Satgas PEN: Bergerak Bersama, Jangan Buang Waktu Pertentangkan Covid-19

Satgas PEN: Bergerak Bersama, Jangan Buang Waktu Pertentangkan Covid-19

Whats New
Perusahaan Asuransi Ini Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia

Perusahaan Asuransi Ini Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X