Chatib Basri: Bansos Juga Perlu untuk Masyarakat Rentan Miskin

Kompas.com - 13/05/2020, 05:48 WIB
Chatib Basri KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Chatib Basri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Chatib Basri mengatakan, kebijakan fiskal yang digulirkan pemerintah saat pandemi Covid-19 harus tepat sasaran.

Dia menyarankan, pemerintah perlu memberi dukungan finansial kepada masyarakat kelas menengah yang rentan miskin di tengah pandemi Covid-19, bukan hanya penduduk miskin.

"Mendorong stimulus fiskal misalnya dengan membuat project infrastruktur, memberi diskon untuk pesawat dan hotel, itu enggak akan bisa jalan karena marketnya tidak ada," kata Chatib dalam konferensi video, Selasa (12/5/2020).

Baca juga: Cara Cairkan Saldo Kartu Prakerja di OVO, LinkAja dan GoPay

Pemberian bantuan sosial diperlukan karena krisis akibat Covid-19 berbeda dengan krisis likuiditas di dekade-dekade sebelumnya, baik krisis tahun 1998 dan krisis tahun 2008.

Kini, perlindungan sosial perlu diberikan karena masyarakat menengah yang tetap tinggal di rumah untuk mencegah penyebaran virus.

"Karena itu perlindungan sosialnya tidak hanya bisa menjangkar kelompok miskin, saya mengusulkan perlindungan sosial (bansos) juga perlu untuk lower middle income growth (yang rentan dengan kemiskinan)," ucap Chatib.

Mengutip data Bank Dunia, 115 juta penduduk Indonesia tergolong dalam expiring middle class/middle class wannabe. Secara pendapatan, golongan ini belum memiliki pendapatan yang cukup untuk digolongkan menjadi kelas menengah sehingga rawan miskin.

Baca juga: Dahlan Iskan Heran Alasan DPR Ngotot RI Cetak Uang Rp 600 Triliun

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket Angkutan Umum Naik, BI Catat Inflasi 0,15 Persen di Awal Mei

Harga Tiket Angkutan Umum Naik, BI Catat Inflasi 0,15 Persen di Awal Mei

Whats New
ABM Investama Putuskan Tidak Tebar Dividen, Ini Alasannya

ABM Investama Putuskan Tidak Tebar Dividen, Ini Alasannya

Whats New
Beli Saham Holywings, Nikita Mirzani Gelontorkan Miliaran Rupiah

Beli Saham Holywings, Nikita Mirzani Gelontorkan Miliaran Rupiah

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Melihat Hubungan Ayah dan Anak Perempuannya Lebih Dalam

[KURASI KOMPASIANA] Melihat Hubungan Ayah dan Anak Perempuannya Lebih Dalam

Rilis
Hotman Paris Jor-joran Cairkan Deposito untuk Beli Saham Holywings

Hotman Paris Jor-joran Cairkan Deposito untuk Beli Saham Holywings

Whats New
Menaker Ancam Perusahaan Yang Tak Bayar THR akan Dikenai Sanksi Tegas

Menaker Ancam Perusahaan Yang Tak Bayar THR akan Dikenai Sanksi Tegas

Rilis
Ini Alasan Nikita Mirzani Beli Saham Holywings Hingga Miliaran Rupiah

Ini Alasan Nikita Mirzani Beli Saham Holywings Hingga Miliaran Rupiah

Whats New
Jelang Lebaran, BPH Migas Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM di Sumbagsel

Jelang Lebaran, BPH Migas Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM di Sumbagsel

Whats New
Lindungi Konsumen dan Industri, Kemenperin Dorong Penerapan SNI untuk Perhiasan

Lindungi Konsumen dan Industri, Kemenperin Dorong Penerapan SNI untuk Perhiasan

Rilis
Hotman Paris Targetkan Holywings Punya 100 Outlet dan IPO di Bursa

Hotman Paris Targetkan Holywings Punya 100 Outlet dan IPO di Bursa

Whats New
AirNav Pastikan Video Viral yang Menampilkan Penerbangan Berisi WNA Hoaks

AirNav Pastikan Video Viral yang Menampilkan Penerbangan Berisi WNA Hoaks

Whats New
Terjebak di Skala Kecil, Koperasi Perlu Merger dan Amalgamasi

Terjebak di Skala Kecil, Koperasi Perlu Merger dan Amalgamasi

Whats New
Lonjakan Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Diramal Bakal Terjadi Saat Libur Lebaran

Lonjakan Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Diramal Bakal Terjadi Saat Libur Lebaran

Whats New
PLN akan Bangun Pembangkit EBT Setelah Program 35.000 MW Selesai

PLN akan Bangun Pembangkit EBT Setelah Program 35.000 MW Selesai

Whats New
Jelang Lebaran, BCA Siapkan Uang Tunai Rp 53 Triliun

Jelang Lebaran, BCA Siapkan Uang Tunai Rp 53 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X