Mentan Minta Jajarannya Cegah Terjadinya Kelangkaan Bahan Pangan

Kompas.com - 13/05/2020, 12:33 WIB
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengimbau masyarakat untuk tenang dengan tidak melakukan panic buying,, Kamis (30/4/2020). Dok. Kementrian PertanianMenteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengimbau masyarakat untuk tenang dengan tidak melakukan panic buying,, Kamis (30/4/2020).
|

Terkait bawang merah, Ditjen Hortikultura memprediksi produksi sebanyak 348.343 pada bulan Mei-Agustus 2020. Sedangkan kebutuhan sebesar 342.598 ton sehingga surplus sebesar 5.745 ton.

Adapun luas pertanaman bawang merah secara nasional selama periode Januari – Mei 2020 tercatat seluas 74.083 hektar dengan rincian bulan Januari seluas 17.472 hektar, Februari seluas 14.739 hektar Maret seluas 14.278 hektar, April seluas 14.088 hektar dan Mei seluas 13.506 hektar.

Sementara itu di tempat berbeda, Plt. Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Sukarman memastikan neraca kumulatif bawang merah nasional masih terbilang aman.

Baca juga: Profil William Tanuwijaya, dari Penjaga Warnet, Kini Bos Tokopedia

“Dari data Early Warning System (EWS) yang sudah kita petakan, neraca kumulatif nasional bawang merah masih surplus meskipun memang masih banyak daerah yang minus. Kawasan produksi bawang merah skala besar memang belum merata di seluruh provinsi," ujarnya.

Untuk itu, Sukarman menghimbau daerah yang diperkirakan minus untuk melakukan gerakan tanam untuk mengurangi defisit dan ketergantungan.

"Jangan melulu bergantung pasokan dari wilayah lain,” ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Segera Cair, Ini Besaran THR Bagi Pensiunan PNS dan TNI-Polri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.