Ke Jokowi, Perajin Kayu Asal Bali Ngaku Omzetnya Anjlok 50 Persen karena Corona

Kompas.com - 14/05/2020, 13:17 WIB
Presiden Jokowi dalam acara Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan yang dilakukan secara virtual, Kamis (14/5/2020) pagi. Dok Sekretariat PresidenPresiden Jokowi dalam acara Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan yang dilakukan secara virtual, Kamis (14/5/2020) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku UMKM produk kerajinan kayu asal Gianyar, Bali bernama I Ketut Gede Arthawa mengadu ke Presiden Joko Widodo terkait penurunan omzet yang dialami l selama pandemi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Ketut saat acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Bangsa melalui video conference, pada Kamis (14/5/2020).

Mulanya, Jokowi bertanya kepada Ketut bagaimana kondisi bisnisnya di tengah pandemi ini. Lalu, Ketut mengatakan bisnisnya sangat terganggu dengan adanya pandemi ini.

“Aduh sepi pak, pengaruh sekali, (omzet) sampai turun 50 persen. Tapi saya optimis ke depannya, kayaknya akan berlalu,” ujar Ketut kepada Jokowi.

Baca juga: DPR: Stimulus Jadi Solusi untuk Selamatkan UMKM

Ketut pun mengaku selama ini berjualan produknya itu hanya di gallery miliknya yang terletak di kawasan Gianyar, Bali. Dia belum pernah mengekspor produk kerajinan kayunya ke luar negeri.

Mendengar hal tersebut, Jokowi pun menyarankan agar Ketut mencoba menjual produknya ke platform digital.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kalau bisa pindah ke platform digital, ada yang dijual offline ada yang online. Saya kira akan membantu meningkatlan omzet dari Pak Ketut dan Bu Mary,” kata Jokowi.

Baca juga: Imbas Virus Corona, UMKM Berpotensi Alami Masalah Hukum

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.