Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Ini 4 Barang yang Bisa Dibeli agar Lebaran Tahun Ini Tetap Berwarna

Kompas.com - 14/05/2020, 16:50 WIB
Anggara Wikan Prasetya,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 2020 ini akan berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) membuat semua orang di seluruh dunia harus menjaga jarak satu sama lain, sehingga aktivitas silaturahim seperti biasa tidak bisa dilakukan.

Meski demikian, bukan berarti momen lebaran tahun ini akan hampa. Ada beberapa barang yang bisa dibeli agar hari raya tetap berkesan.

Barang pertama yang bisa dibeli adalah smartphone baru. Itu karena piranti komunikasi menjadi barang penting di tengah pyshical distancing agar tetap bisa terhubung, tanpa harus bertemu.

Baca juga: Permudah Berbagi saat Pandemi Covid-19, ShopeePay Hadirkan Kirim THR Ramadhan

Dengan fitur pada smartphone seperti video call, komunikasi virtual seakan nyata seperti bertemu secara langsung.

Barang kedua adalah baju baru. Tentu penampilan harus dijaga saat berkomunikasi dengan teman-teman atau sanak saudara, meski secara virtual.

Penampilan yang segar dan fresh secara tidak langsung akan membawa aura positif kepada orang lain.

Selanjutnya, tentu menyenangkan apabila video call dilakukan dengan ditemani cemilan khas Idul Fitri. Oleh karena itu, tidak ada salahnya menyiapkannya.

Baca juga: Cara Aktivasi dan Verifikasi ShopeePay agar Belanja Makin Mudah dan Nyaman

Meski kemungkinan tidak ada tamu yang berkunjung ke rumah, setidaknya cemilan bisa dinikmati sendiri.

Keempat adalah paket data. Tentu semua orang ingin agar proses silaturahim secara virtual berjalan lancar tanpa kendala kehabisan paket data.

Jangan sampai obrolan yang sedang seru-serunya harus terputus karena paket data tidak mencukupi.

E-wallet untuk kemudahan transaksi di Indonesia

Untungnya, keempat hal tersebut bisa dibeli dengan mudah saat ini, bahkan tanpa harus keluar rumah.

Kemudahan dan kepraktisan belanja yang dapat dilakukan hanya dari genggaman saja pun makin terasa mudah dan praktis dengan hadirnya dompet digital atau e-wallet.

Saat ini, kepraktisan dan kemudahan berbelanja menggunakan e-wallet mulai banyak digunakan di Indonesia. Penggunanya pun makin bertambah.

Menurut catatan Bank Indonesia (BI), pertumbuhan transaksi dengan uang elektronik pada Kuartal IV 2019 mencapai 241,2 persen.

Ilustrasi transaksi nontunaiTHINKSTOCKPHOTOS/MAXSATTANA Ilustrasi transaksi nontunai

Halaman:


Terkini Lainnya

Dollar AS Tembus Rp 16.200, Kemenkeu Antisipasi Bengkaknya Bunga Utang

Dollar AS Tembus Rp 16.200, Kemenkeu Antisipasi Bengkaknya Bunga Utang

Whats New
Bawaslu Buka 18.557 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Prioritas Kebutuhannya

Bawaslu Buka 18.557 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Prioritas Kebutuhannya

Whats New
Ingin Produksi Padi Meningkat, Kementan Kerahkan 3.700 Unit Pompa Air di Jatim

Ingin Produksi Padi Meningkat, Kementan Kerahkan 3.700 Unit Pompa Air di Jatim

Whats New
Kemehub Buka 18.017 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Kemehub Buka 18.017 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Whats New
Melalui Pompanisasi, Mentan Amran Targetkan Petani di Lamongan Tanam Padi 3 Kali Setahun

Melalui Pompanisasi, Mentan Amran Targetkan Petani di Lamongan Tanam Padi 3 Kali Setahun

Whats New
Konflik Iran-Israel Bisa Picu Lonjakan Inflasi di Indonesia

Konflik Iran-Israel Bisa Picu Lonjakan Inflasi di Indonesia

Whats New
Kartu Prakerja Gelombang 66 Resmi Dibuka, Berikut Persyaratannya

Kartu Prakerja Gelombang 66 Resmi Dibuka, Berikut Persyaratannya

Whats New
Kemensos Buka 40.839 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Kemensos Buka 40.839 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Whats New
Pemudik Lebaran 2024 Capai 242 Juta Orang, Angka Kecelakaan Turun

Pemudik Lebaran 2024 Capai 242 Juta Orang, Angka Kecelakaan Turun

Whats New
Pasar Sekunder adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Pasar Sekunder adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Work Smart
Signifikansi 'Early Adopters' dan Upaya 'Crossing the Chasm' Koperasi Multi Pihak

Signifikansi "Early Adopters" dan Upaya "Crossing the Chasm" Koperasi Multi Pihak

Whats New
Rupiah Tertekan Dekati Rp 16.300 Per Dollar AS, BI Terus Intervensi Pasar

Rupiah Tertekan Dekati Rp 16.300 Per Dollar AS, BI Terus Intervensi Pasar

Whats New
Cara Gadai BPKB Motor di Pegadaian, Syarat, Bunga, dan Angsuran

Cara Gadai BPKB Motor di Pegadaian, Syarat, Bunga, dan Angsuran

Earn Smart
Harga Minyak Dunia Melonjak 3 Persen, Imbas Serangan Balasan Israel ke Iran

Harga Minyak Dunia Melonjak 3 Persen, Imbas Serangan Balasan Israel ke Iran

Whats New
Kembangkan Karier Pekerja, Bank Mandiri Raih Peringkat 1 Top Companies 2024 Versi LinkedIn

Kembangkan Karier Pekerja, Bank Mandiri Raih Peringkat 1 Top Companies 2024 Versi LinkedIn

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com