Kompas.com - 15/05/2020, 09:01 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi IHSG

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan rebound. Sebelumnya IHSG ditutup negatif dengan penurunan 0,89 persen.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan kenaikan IHSG hari ini diramalkan terjadi usai kejatuhan indeks selama tiga hari berturut-turut karena harga minyak yang terus bergerak naik.

“Indeks kelihatannya bisa konsolidasi menguat ya hari ini. Di pasar global market rebound, setelah kejatuhan tiga hari berturut-turut, jadi IHSG kelihatannya akan mencoba bangkit juga,” kata Hans kepada Kompas.com, Jumat (15/5/2020).

Baca juga: IHSG Ditutup Negatif, Usai Sepanjang Hari di Zona Merah

Hans mengatakan, kenaikan harga minyak membuat indeks AS berhasil bangkit dan menjadi sentiment positif pendorong pasar hari ini.

Terlihat dari indeks Dow Jones yang berhasil ditutup hijau dengan kenaikan 1,62 persen pada penutupan perdagangan Wall Street kemarin.

Namun demikian, kemarin bursa saham Eropa ditutup pada zona merah karena terdorong statement Gubernur Federal Reserve AS Jerome Powell yang menyebutkan butuh stimulus yang lebih banyak untuk negara agar bisa keluar dari masalah ekonomi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pasar Eropa melemah karena khawatir dengan statement Jerome Powell yang bilang ekonomi butuh suntikan lebih banyak untuk keluar dari masalah ekonomi. Jadi marketnya melemah, tapi hari ini mungkin rebound karena harga minyak naik,” tambah dia.

Baca juga: IHSG Dibuka Negatif Pada Awal Perdagangan

Sementara itu, sentiment positif dari dalam negeri muncul usai Presiden Joko Widodo memperingatkan Indonesia untuk berhati-hati terkait dengan rencana pembukaan ekonomi di Indonesia dan melonggarkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Disatu sisi pasar khawatir dengan kemungkinan penambahan kasus, disisi lain pemerintah dianggap serius untuk menyelamatkan kondisi perekonomian Indonesia yang terpuruk.

“Indonesia mirip dengan AS yang merencanakan pembukaan ekonomi ditengah jumalah kasus yang masih naik. Minggu depan kita mungkin akan melihat jumlah kasus yang meningkat tajam setelah rencana tes Covid-19 yang akan dilakukan secara masif dan mungkin pasar akan fluktuasi,” tambah dia.

Hans memproyeksikan IHSG berpeluang menguat dengan support di level 4.449 sampai dengan 4.463 dan resistance di level 4.564 sampai dengan 4.659.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X